Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkirakan kebutuhan anggaran pembangunan 1.269 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) pada 2026 sekitar Rp10 triliun.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan kebutuhan anggaran setiap lokasi berbeda karena disesuaikan dengan tipe dan kebutuhan pembangunan masing-masing KNMP.

“Anggarannya bervariasi karena sesuai dengan tematik lokasi, jadi tidak sama,” kata Trenggono seusai rapat koordinasi percepatan pembangunan KNMP di Jakarta, Selasa.

Trenggono menjelaskan biaya pembangunan satu KNMP kategori hub atau pusat diperkirakan berkisar Rp8 miliar hingga Rp11 miliar.

Baca juga: KKP layani 162 dokumen perizinan nelayan lewat gerai di KNMP

Sementara itu kebutuhan anggaran untuk KNMP kategori penyangga diperkirakan sekitar Rp3 miliar hingga Rp5 miliar per lokasi.

"Hub mungkin sekitar antara Rp8 miliar sampai Rp11 miliar. Lalu kalau dia penyangga, kira-kira Rp3 miliar sampai Rp5 miliar, kira-kira begitu," ujar dia.

Terkait total kebutuhan anggaran pembangunan KNMP pada 2026, Trenggono memperkirakan nilainya sekitar Rp10 triliun. Namun ia mengatakan angka tersebut masih perlu dihitung kembali secara rinci.

"Jumlah yang dibangun kira-kira angkanya sekitar Rp10 triliun ya kalau enggak salah ya. 2026 itu Rp10 triliun ya," ungkap Trenggono.

Pewarta: Aria Ananda
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.