Jakarta (ANTARA) - Dua perusahaan teknologi Samsung dan Verizon dikabakar telah menyelesaikan uji coba teknologi kunci untuk komersialisasi jaringan generasi keenam atau 6G.
Uji coba tersebut bernama Integrated Sensing and Communication (ISAC) berbasis kecerdasan artifisial (AI) dan dilakukan dalam acara penggemar sepak bola internasional di Texas, Amerika Serikat, seperti dilaporkan Kantor Berita Yonhap, Selasa. Dalam keterangan yang dimuat di situs resmi Samsung, pengujian itu memungkinkan kecerdasan berbasis penginderaan memantau jaringan virtual secara real-time.
"Uji coba ISAC yang sukses ini menggarisbawahi bagaimana keputusan Verizon untuk mengadopasi vRAN berbasis perangkat lunak dan didukung AI sejak awal telah meletakkan fondasi yang kokoh, memposisikan perusahaan di garis depan perjalanan 6G," kata Wakil Presiden Eksekutif dan Kepala Strategi Produk untuk Bisnis Jaringan Samsung Ji Yun-seol.
Baca juga: Kemkomdigi nilai perlu tambahan frekuensi untuk dukung pengembangan 6G
Hasil dari uji coba ISAC itu secara umum mampu mengidentifikasi area ramai dalam lokasi acara, membuktikan bagaimana kemampuan penginderaan berbasis jaringan dapat meningkatkan manajemen acara maupun pengalaman pengujung.
Beberapa manfaat dari hasil uji coba itu di antaranya bagi pengunjung dari sebuah acara mereka dapat memiliki informasi mengenai fasilitas dan layanan makanan tidak terlalu padat. Dengan informasi itu, mereka tidak perlu mengantre lama dalam sebuah acara untuk beristirahat dan dapat lebih lama menikmati acara utama.
Dari sisi penyelenggaraan acara, teknologi ini dapat menampilkan distribusi kerumunan dan penggunaan fasilitas. Kemampuan itu memungkinkan penyelenggara dapat mengerahkan sumber daya yang cepat dan optimalisasi operasional.
Bagi organisasi keamanan maupun pemerintah, teknologi ini memungkinkan deteksi risiko yang muncul seperti kondisi kepadatan berlebihan. Kemampuan deteksi dini itu memungkinkan adanya intervensi untuk mengatur pengendalian massa dan mencegah insiden keselamatan publik lainnya.
Disebutkan bahwa hasil uji coba itu menandai implementasi praktis pertama di industri dari teknologi kunci 6G. Uji coba 6G tersebut juga menunjukkan bagaimana penyelenggara telekomunikasi dapat memanfaatkan arsitektur jaringan berbasis perangkat lunak untuk menciptakan infrastruktur yang secara aktif merasakan, memahami, dan merespons lingkungan sekitarnya.
Dalam uji coba ISAC itu, Samsung mengintegrasikan teknologi jaringan akses radio virtual (vRAN) dan jaringan inti virtual (vCore) berbasis AI komersial dengan aplikasi ISAC. Hal ini memungkinkan uji coba ISAC memanfaatkan konektivitas dari jaringan 5G tanpa memerlukan peralatan tambahan.
Uji coba ini berlangsung setelah Samsung mengumumkan partisipasi mereka dalam Verizon 6G Innovation Forum yang dipimpin oleh Verizon bersama dengan Meta, Ericsson, Nokia, dan Qualcomm.
Baca juga: Mastel usul Indonesia perlu siapkan adopsi 6G mulai sekarang
Baca juga: Samsung berhasil uji coba teknologi penting untuk jaringan 6G
Baca juga: BRIN kembangkan antena untuk teknologi jaringan komunikasi 6G
Baca juga: China petakan arah pengembangan teknologi 6G untuk masa depan
Penerjemah: Livia Kristianti
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.