Jadi banyak warga terdampak yang kehilangan KTP dan Kartu Keluarga (KK) saat bencana terjadi, termasuk sebagian warga tidak berada di lokasi saat tim Dinas Pemukiman melakukan verifikasi lapangan
Sigi (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), merampungkan sejumlah kendala data administrasi kependudukan dan titik koordinat ratusan rumah warga terdampak bencana gempa bumi di Kecamatan Palolo dan Kecamatan Nokilalaki.
Kepala Bidang Bencana BPBD Kabupaten Sigi Ahmad Yani mengatakan salah satu kendala utama dalam proses verifikasi dan validasi data penyaluran bantuan tahap tiga terletak pada minimnya dokumen identitas milik warga.
"Jadi banyak warga terdampak yang kehilangan KTP dan Kartu Keluarga (KK) saat bencana terjadi, termasuk sebagian warga tidak berada di lokasi saat tim Dinas Pemukiman melakukan verifikasi lapangan," kata Ahmad Yani di Dolo, Selasa.
Baca juga: Pemkab Sigi ingatkan kades mendata warga belum terima bantuan gempa
Kendala lainnya dalam verifikasi data bantuan tahap ketiga tersebut, lanjutnya, disebabkan gangguan teknis penetapan titik koordinat rumah akibat lemahnya sinyal telekomunikasi di area pemukiman warga.
"Akibat kondisi itu menyebabkan sistem pencatatan merekam dua kepala keluarga pada satu titik koordinat yang sama," ucapnya.
Pihaknya melibatkan kecamatan, kepala desa, dan inspektorat untuk memberikan batas waktu perbaikan data guna memastikan identitas penerima bantuan tepat sasaran.
Baca juga: 300 keluarga terdampak gempa di Sigi terima bantuan tunai multiguna
"Kendala sinyal dan koordinat ganda relatif mudah diatasi. Untuk dokumen NIK dan KK yang belum lengkap, kami berkoordinasi dengan pemerintah desa agar segera dipenuhi sebelum penetapan Surat Keputusan (SK)," sebutnya.
Diketahui berdasarkan hasil verifikasi lapangan terdapat 2.379 rumah yang masuk dalam tahap ketiga yakni 1.881 rusak ringan, 429 rusak sedang, dan 69 rusak berat.
Sementara bantuan untuk tahap pertama sebanyak 50 unit hunian sementara (huntara) sudah selesai dikerjakan dan saat ini dilanjutkan pengerjaan tahap dua dengan total 129 unit bagi warga Palolo dan Nokilalaki.
Baca juga: Pemkab Sigi ajukan pembangunan 249 huntara untuk korban gempa bumi
Pewarta: Moh Salam
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.