Jakarta (ANTARA) - PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroda) menyiapkan strategi bisnis baru untuk menghadapi dinamika industri sekaligus mengembangkan kawasan kesehatan terpadu.
"Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tersebut, pemegang saham resmi mengesahkan sejumlah agenda strategis, di antaranya Rencana Bisnis Perseroda periode 2026-2030 serta penugasan pengembangan kawasan kesehatan terpadu," kata Direktur Utama PT JIEP Dharma Satriadi di Jakarta, Selasa.
Menurut Dharma, RUPSLB kali ini menjadi momentum penting bagi PT JIEP untuk memperkuat arah strategis dan pengembangan usaha perusahaan.
Hal tersebut sebagai bagian dari langkah PT JIEP dalam menghadapi peluang dan tantangan ke depan, di tengah dinamika industri kawasan yang terus berkembang serta tuntutan kontribusi BUMD yang semakin nyata bagi masyarakat Jakarta.
Kedua agenda ini menjadi penanda arah baru bagi PT JIEP dalam memperluas portofolio usaha, sekaligus memperkokoh peran perusahaan sebagai pengelola dan pengembang kawasan industri terkemuka di Jakarta.
"Melalui Rencana Bisnis Perseroda 2026-2030, kami menyiapkan langkah-langkah yang lebih terarah dalam menghadapi peluang sekaligus tantangan yang akan dihadapi perusahaan," jelas Dharma.
Selain itu, pengesahan ini menjadi peta jalan bagi PT JIEP dalam merancang strategi pertumbuhan jangka menengah, termasuk diversifikasi usaha yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui rencana bisnis ini, PT JIEP menata ulang prioritas pengembangan agar lebih adaptif terhadap dinamika industri maupun kebutuhan pemegang saham.
"Langkah ini sejalan dengan upaya perusahaan untuk terus relevan di tengah perubahan lanskap industri, baik dari sisi kebutuhan pasar, teknologi, maupun tuntutan keberlanjutan usaha," ujar Dharma.
Salah satu wujud nyata dari arah pengembangan usaha tersebut adalah penugasan pengembangan kawasan kesehatan terpadu yang diberikan langsung oleh pemegang saham.
Pengembangan kawasan ini selaras dengan arah RKA Tahun 2026, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI Jakarta dalam mendukung pengembangan rumah sakit berstandar internasional, serta Pilar Expand ONE Danareksa.
"Penugasan ini merupakan bentuk komitmen PT JIEP untuk turut mendukung program sosial kemasyarakatan bagi seluruh pemangku kepentingan," ucap Dharma.
Lebih lanjut, PT JIEP juga memperkuat perannya sebagai instrumen pembangunan daerah yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas, khususnya dalam sektor layanan kesehatan yang menjadi kebutuhan mendasar warga Jakarta.
Penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) juga dilakukan untuk mengakomodasi perluasan cakupan kegiatan perusahaan sesuai mandat penugasan Pemegang Saham.
"Seluruh langkah implementasi rencana bisnis perusahaan maupun realisasi penugasan pengembangan kawasan kesehatan terpadu akan kami jalankan dengan mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik," kata Dharma.
Dharma berharap, KKT dapat membuka peluang pengembangan ekosistem kesehatan yang terintegrasi, sekaligus memperluas peran perusahaan dalam mendukung pembangunan kota dan penyediaan infrastruktur strategis.
PT JIEP juga mendorong inisiatif rezoning kawasan sebagai bagian dari strategi pengembangan kawasan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan dan potensi pertumbuhan di masa depan.
Inisiatif rezoning mencakup perencanaan awal pembebasan lahan, pengembangan kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD) di Kawasan Industri Pulogadung (KIP), usulan integrasi jaringan transportasi LRT dan MRT dengan kawasan, serta pengembangan konsep dry port yang terintegrasi dengan jaringan transportasi kereta.
"Diharapkan dapat meningkatkan nilai strategis kawasan, memperkuat efisiensi mobilitas, serta membuka peluang terciptanya ekosistem bisnis dan logistik yang semakin terintegrasi di Kawasan Industri Pulogadung," ucap Dharma.
RUPSLB PT JIEP dipimpin langsung oleh Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati, serta turut dihadiri oleh Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Yustinus Prastowo, Direktur Utama PT Danareksa (Persero) Ngurah Wirawan, dan Kepala Badan Pembinaan BUMD Provinsi DKI Jakarta, Syaefuloh Hidayat.
Baca juga: PT JIEP dorong transparansi untuk perkuat kepercayaan publik
Baca juga: PT JIEP bangun kawasan industri yang inklusif lewat pendirian masjid
Baca juga: PT JIEP gandeng Kejari Jaktim perkuat tata kelola dan kepastian hukum
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.