Banjarmasin (ANTARA) - Pusat Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian (Pusdokkes Polri) meminta pihak keluarga melaporkan data korban Kapal Virgo Transport 8 untuk membantu proses identifikasi terhadap setiap jasad yang nantinya ditemukan oleh tim SAR gabungan.

"Silakan datang ke Polda atau Rumah Sakit Bhayangkara setempat, bawa data diri korban seperti foto, riwayat medis, dan lainnya," kata Kabid DVI Pusdokkes Polri Kombes Pol dr Wahyu Hidayati di Banjarmasin, Selasa.

Dia mengungkapkan dalam beberapa hari ke depan jika ada jasad korban yang ditemukan maka kondisinya dikhawatirkan semakin sulit dikenali.

Maka dari itu, diperlukan data pembanding dari pihak keluarga yang dikenal dengan istilah ante-mortem dan post-mortem.

Baca juga: Jasa Raharja serahkan santunan ahli waris korban meninggal Kapal Virgo

Wahyu menyebut di antara data yang sangat membantu yakni foto korban yang memperlihatkan struktur gigi, informasi tanda lahir ataupun bekas luka operasi.

"Sampel DNA dari keluarga inti juga bisa untuk data pembanding," jelasnya.

Sementara dari enam korban meninggal yang ditemukan dan telah teridentifikasi, Wahyu mengakui cukup mudah dikenali lantaran kondisinya masih utuh.

"Bahkan dari sidik jari masih bisa teridentifikasi data kependudukannya sehingga mudah bagi kami melacak keluarganya," tambahnya.

Hingga kini dari 243 penumpang dan awak Kapal Virgo, 114 korban telah ditemukan, terdiri atas 108 korban selamat dan enam orang meninggal dunia, sehingga masih terdapat 129 orang yang belum ditemukan.

Baca juga: DVI berhasil identifikasi seluruh korban meninggal Kapal Virgo

Pewarta: Firman
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.