Moskow (ANTARA) - Uganda telah berhasil mengatasi wabah Ebola terbaru, kata Kepala Badan Pengawas Epidemiologi Rusia Rospotrebnadzor, Anna Popova, pada Selasa.
"Rekan-rekan kami telah datang ke sana dan membantu sahabat-sahabat kami di Uganda untuk mengatasinya," kata Popova dalam pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin.
"Uganda melaporkan bahwa mereka telah berhasil mengatasi wabah tersebut, dan telah diakui, tetapi rekan-rekan kami masih bekerja di sana hingga hari ini. Ini merupakan upaya bersama," katanya.
Ebola merupakan penyakit yang sering kali berakibat fatal dan dapat menular dari hewan liar, seperti kelelawar dan primata, kepada manusia.
Seseorang dapat tertular dari orang lain melalui kontak langsung dengan darah dan cairan tubuh lainnya atau benda yang terkontaminasi.
PBB memperkirakan tingkat kematian rata-rata akibat penyakit tersebut mencapai 50 persen, tetapi angkanya pernah mencapai 90 persen pada wabah sebelumnya.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: WHO nyatakan wabah ebola di Uganda berakhir usai nirkasus 42 hari
Baca juga: Kasus ebola di Kongo tembus 7.000, korban tewas hampir 3.400 orang
Penerjemah: Katriana
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.