Moskow (ANTARA) - Perdana Menteri Prancis Sebastien Lecornu meminta pemerintah mempertahankan belanja pada 2027 di tingkat yang sama dengan tahun ini, kecuali belanja pertahanan, guna mengurangi defisit fiskal, menurut laporan stasiun penyiaran BFMTV pada Selasa.
Menteri Keuangan Roland Lescure mengatakan pada Juli bahwa pemerintah tidak akan mampu mencapai target pengurangan defisit anggaran menjadi di bawah 5 persen pada 2026.
Lecornu dilaporkan mengirim surat kepada para menteri di tengah kekhawatiran terhadap perekonomian negara itu.
Dengan mempertimbangkan inflasi, mempertahankan belanja pada tingkat yang sama secara efektif akan berarti pengurangan belanja.
Usulan pembekuan belanja tersebut hanya akan berlaku untuk belanja pemerintah pusat dan tidak akan berdampak pada anggaran pemerintah daerah atau jaminan sosial.
Pada akhir Juni, utang nasional Prancis mencapai rekor tertinggi baru, melampaui angka 3,5 triliun euro (sekitar Rp71,3 kuadriliun) untuk pertama kalinya.
Sebelumnya, Bank of France memperingatkan bahwa negara tersebut menghadapi "cekikan anggaran" kecuali pemerintah mengurangi defisit fiskal.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: PM Prancis berencana pangkas gaji menteri demi hemat anggaran
Baca juga: PM Prancis Sebastien Lecornu nyatakan tak maju dalam Pilpres 2027
Penerjemah: Katriana
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.