Jakarta (ANTARA) -

Polres Kepulauan Seribu terus memperkuat kehadiran Polri di lingkungan pendidikan melalui program "Bapak Asuh Polri" dengan menyambangi sejumlah sekolah di wilayah Kepulauan Seribu, Rabu.

“Program Bapak Asuh Polri merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap perkembangan generasi muda,” kata Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Argadija Putra di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, pendekatan kepada pelajar perlu dilakukan secara langsung agar pesan-pesan positif dapat diterima dengan baik.

“Kami ingin polisi tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan, tetapi juga hadir untuk memberikan edukasi, motivasi dan pendampingan kepada para pelajar,” kata Argadija.

Dia juga mengingatkan pelajar agar tidak mudah terpengaruh informasi yang beredar di media sosial. Penyebaran hoaks dapat menimbulkan kesalahpahaman dan keresahan apabila informasi tersebut langsung dipercaya dan diteruskan kepada orang lain.

Ia meminta pelajar agar jangan mudah percaya dengan informasi yang belum jelas sumbernya. “Saring dulu sebelum sharing, cek terlebih dahulu kebenaran informasi sebelum menyebarkannya,” katanya.

Melalui program Bapak Asuh Polri, kata dia, Polres Kepulauan Seribu berharap hubungan antara kepolisian, sekolah, orang tua dan pelajar semakin erat.

Kehadiran personel polisi di lingkungan pendidikan diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama membangun generasi muda yang berkarakter, bijak menggunakan media sosial.

“Selain itu mereka diharapkan memiliki kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban di lingkungannya,” ujar Argadija.

Baca juga: HUT RI jadi momentum Polres Kepulauan Seribu perkuat sinergi

Baca juga: Sambut HUT Bhayangkara, polisi beri layanan kesehatan warga Untung Jawa

Baca juga: Polres Kepulauan Seribu lakukan pilah sampah lewat Jaga Jakarta Bersih

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.