Moskow (ANTARA) - Jumlah staf di organisasi internasional yang bermarkas di Jenewa berkurang lebih dari 10 persen menyusul pemangkasan kontribusi Amerika Serikat, seperti dilaporkan surat kabar Blick, yang mengutip Kementerian Luar Negeri Swiss.
Sejak Donald Trump kembali menempati kursi kepresidenan AS, organisasi-organisasi internasional di Jenewa telah kehilangan lebih dari 2.800 posisi pekerjaan, menurut laporan tersebut pada Selasa (15/9).
Data Kementerian Luar Negeri AS menunjukkan sebanyak 25.696 orang bekerja di organisasi-organisasi tersebut pada 2024, namun belum genap dua tahun, jumlahnya di bawah angka 23.000.
AS sebelumnya telah mengumumkan pemangkasan dana untuk badan-badan PBB dan organisasi non-pemerintah.
Sejumlah organisasi, termasuk Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), Badan Pengungsi PBB (UNHCR), dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), juga telah melakukan pengurangan staf secara besar-besaran di luar kantor pusatnya di Jenewa.
Sumber: Sputnik
Baca juga: China tetap dukung PBB meski AS mundur dari puluhan badan multilateral
Baca juga: Trump perintahkan penarikan AS dari 66 organisasi internasional
Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.