Kota Gaza (ANTARA) - Jumlah korban tewas akibat bangunan ambruk di Kota Gaza bertambah menjadi 20 orang, sementara 20 orang lainnya telah diselamatkan, kata Mohammed Abu Dan, juru bicara Pertahanan Sipil setempat kepada RIA Novosti, Rabu.

Sebelumnya pada hari yang sama, dinas tersebut melaporkan bangunan tempat tinggal yang ambruk di Gaza, dengan puluhan orang terjebak di bawah reruntuhan. Bangunan itu dianggap berbahaya setelah sebelumnya dihantam serangan Israel.

"Saya dapat mengonfirmasi bahwa 20 orang tewas dan 20 orang lainnya telah diselamatkan dari bawah reruntuhan," katanya.

Ia menambahkan bahwa tim penyelamat di Gaza mengalami kekurangan parah, baik peralatan ringan maupun berat yang dibutuhkan untuk mengevakuasi mereka yang tertimpa puing-puing.

Tim tersebut juga kekurangan peralatan keselamatan untuk personel yang terlibat dalam proses evakuasi, katanya.

Sebelumnya, otoritas Gaza telah memperingatkan bahwa sekitar 2.000 bangunan yang rusak di seluruh Jalur Gaza berisiko roboh, sementara keluarga-keluarga Palestina masih terpaksa tinggal di dalamnnya.

Sumber: WAFA

Baca juga: Kemenkes Gaza: WHO akan hentikan pasokan solar ke 20 rumah sakit

Baca juga: Ibu hamil di Gaza tewas akibat tembakan pasukan Israel

Baca juga: Kisah jurnalis di Gaza yang tetap bekerja dalam perang dan duka

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.