Kabupaten Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyebut pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Galuga menyerap investasi awal senilai 160 juta dolar AS.

Bupati Bogor Rudy Susmanto di Sentul, Rabu, mengatakan investasi tersebut digunakan untuk membangun fasilitas pengolahan sampah modern yang melayani Kabupaten Bogor dan Kota Bogor.

"Ini tahapan Pemerintah Kabupaten Bogor bersama pemerintah pusat melakukan pengolahan sampah yang lebih modern, yaitu pengolahan sampah energi listrik dengan nilai investasi awal senilai 160 juta dolar AS," kata Rudy.

Pembangunan PSEL Galuga akan ditandai dengan peletakan batu pertama atau groundbreaking pada Kamis (17/9), setelah pemerintah daerah menyerahkan lahan untuk proyek tersebut.

Baca juga: Pemkab Bogor serahkan 10 hektare lahan untuk PSEL Galuga

Pemkab Bogor menyediakan lahan awal seluas 10 hektare untuk pembangunan fasilitas PSEL. Menurut Rudy, masih tersedia lahan hingga sekitar 24 hektare apabila ke depan diperlukan pengembangan kapasitas.

PSEL Galuga membutuhkan pasokan sampah sekitar 2.000 ton per hari yang berasal dari Kabupaten Bogor dan Kota Bogor.

Rudy menyebut produksi sampah Kabupaten Bogor mencapai sekitar 3.000 ton per hari dengan jumlah penduduk sekitar 6,1 juta jiwa. Sedangkan Kota Bogor menghasilkan sekitar 700-1.000 ton sampah per hari.

"Jadi untuk kondisi hari ini, sampah surplus," ujarnya.

Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.