Songsong usia enam dasawarsa, Astra pegang teguh Catur Dharma

Songsong usia enam dasawarsa, Astra pegang teguh Catur Dharma

Jajaran pejabat grup konglomerat PT Astra International Tbk (ki-ka) Kepala Divisi Tanggung Jawab Lingkungan dan Sosial Riza Deliansyah, Kepala Komunikasi, Tanggung Jawab Sosial dan Keamanan Perusahaan Pongki Pamungkas serta Kepala Hubungan Masyarakat Yulian Warman dalam paparan kegiatan CSR Astra "Berbagi Inspirasi 60 Tahun" di Jakarta, Senin (1/8/2016). (ANTARA News/Gilang Galiartha)

Jakarta (ANTARA News) - Grup konglomerat, PT Astra International Tbk, terus memegang teguh filosofi perusahaan, Catur Dharma, dalam menjalankan roda bisnis mereka di seluruh wilayah Indonesia menyongsong ulang tahun ke-60 mereka pada 20 Februari 2017.

Aktivitas tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) yang terus dijalankan secara berkesinambungan oleh Astra baik secara langsung maupun melalui sembilan yayasan yang dinaungi, menjadi perwujudan dari butir pertama Catur Dharma yakni Menjadi Milik yang Bermanfaat bagi Bangsa dan Negara.

"Pada dasarnya, kami harus memastikan bahwa bisnis apapun di Astra bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya terhadap sesama dan lingkungan," kata Kepala Komunikasi, Tanggung Jawab Sosial dan Keamanan Perusahaan Astra Pongki Pamungkas di Jakarta, Senin.

"Dari aspek spiritual, yang kami garis bawahi kata manfaat jadi yang paling utama. Manfaat jadi kunci butir pertama filosofi Astra, Catur Dharma," ujarnya menambahkan.

Menyongsong usia enam dasawarsa, Astra mengusung tema "Inspirasi 60 Tahun Astra" melalui tiga strategi inspirasi yakni produk dan layanan karya anak bangsa, sumber daya manusia Astra yang unggul serta kontribusi sosial yang berkelanjutan bagi bangsa dan negara.

Astra secara berkesinambungan melakukan CSR dalam empat pilar kegiatan yakni Pendidikan, Lingkungan, Kewirausahaan dan Kesehatan, yang juga mendukung program-program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Empat pilar CSR tersebut digalakkan Astra melalui sembilan yayasan yang mereka naungi yakni, Yayasan Toyota & Astra, Yayasan Dharma Bakti Astra, Yayasan Astra Bina Ilmu, Yayasan Astra Honda Motor, Yayasan Amaliah Astra, Yayasan Karya Bakti United Tractors, Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim, Yayasan Astra Argo Lestari dan Yayasan Insan Mulia Pamapersada Nusantara.

"Kalau anda lihat di grup konglomerat lain, rasanya tidak ada yayasan sebanyak itu," kata Pongki.

Lewat yayasan-yayasan yang dinaungi, dalam bidang pendidikan hingga Juni 2016 Astra telah menyalurkan sebanyak 229.197 paket beasiswa, membina 14.897 sekolah serta mendonasikan 7.958 tas dan sepatu sekolah bagi anak-anak Indonesia di daerah terpencil, terluar dan tertinggal (3T).

Sementara dalam bidang lingkungan per Juni 2016 Astra telah menanam lebih dari 3,5 juta pojon, mengembangkan 11 hutan kota dan 10 taman kota.

Kemudian di bidang kewirausahaan sedikitnya 835 usaha kecil dan menengah (UKM) maupun Aktivitas Mendatangkan Penghasilan (IGA) dibina Astra dengan paparan program menjangkau tak kurang dari 33.602 orang penerima manfaat sampai Juni 2016.

Sedangkan di bidang kesehatan hingga Juni 2016 Astra telah membina 1.547 posyandu beserta donasi kacamata untuk 9.048 orang anak-anak Indonesia di wilayah 3T.

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar