Kementerian Perhubungan akan tambah mercusuar

Kementerian Perhubungan akan tambah mercusuar

Mercusuar di kawasan perairan Poto Tano, Sumbawa Barat, NTB, Minggu (11/11). Perairan Poto Tano, Sumbawa Barat, yang berada di bagian Timur Selat Alas merupakan jalur transportasi utama sekaligus pintu masuk menuju Pulau Sumbawa dari arah barat atau Pulau Lombok. (FOTO ANTARA/Ismar Patrizki)

... penambahan mercusuar, kami juga perlu memperhatikan mobilitas petugas yang akan berjaga di sana...
Semarang (ANTARA News) - Kementerian Perhubungan akan menambah jumlah mercusuar di seluruh Indonesia sebagai upaya mendukung keselamatan pelayaran.

"Tapi disesuaikan dengan kebutuhan dan melihat lokasi yang strategis, terutama di perbatasan," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Boedhi Setiadjid, di Semarang, Kamis.

Ia menjelaskan, penentuan lokasi di suatu daerah yang akan dibangun mercusuar baru itu harus melalui kajian dan pemetaan serta berkoordinasi dengan instansi terkait.

"Dalam penambahan mercusuar, kami juga perlu memperhatikan mobilitas petugas yang akan berjaga di sana," ujarnya.

Menurut dia, selain untuk sarana prasarana navigasi pelayaran dan keselamatan pelayaran, mercusuar juga berfungsi menjadi penanda batas wilayah maritim Indonesia.

Hingga Desember 2015, diketahui terdapat 281 mercusuar di Indonesia, 1.540 rambu suar, 463 pelampung suar, 135 rambu siang, dan 40 anak pelampung laut.

Rambu suar dipasang pada karang-karang yang berada di tengah laut karena jika karang tersebut tidak ditandai, maka dikhawatirkan membahayakan kapal-kapal yang melintas.

Pelampung suar yang bisa berfungsi pada siang dan malam hari dipasang di perairan untuk menandai bahwa wilayah perairan tersebut aman dilintasi kapal. 

Pewarta: Wishnu Adhi
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Kemenhub akan optimalkan kapal perintis untuk daerah 3T

Komentar