HUT RI Taspen-Timah salurkan bantuan Rp3,6 miliar

HUT RI Taspen-Timah salurkan bantuan Rp3,6 miliar

Direktur Utama PT Taspen Iqbal Latanro menjadi inspektur upacara dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI yang ke 71 di Pangkal Pinang, Bangka Belitung, Rabu (17/8). (istimewa)

Pangkal Pinang (ANTARA Newsa) - PT Taspen (Persero) dan PT Timah Tbk (Persero) mengalokasikan dana Rp3,6 miliar untuk berbagai kegiatan sosial di Provinsi Bangka Belitung, antara lain berupa penyediaan air bersih dan sarana mandi cuci kakus (MCK), bedah rumah veteran, pembinaan mantan atlet, mantan narapidana, pasar murah.

Penyerahan bantuan dana program kepedulian sosial terhadap lingkungan (CSR) ini, disampaikan bersamaan dengan perayaan HUT ke-71 Kemerdekaan RI yang digelar di Kantor Pusat PT Timah Tbk, di Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung, Rabu.

Pada kesempatan itu, Dirut PT Taspen Iqbal Latanro bertindak sebagai Inspektur Upacara yang dikuti sekitar 500 orang peserta upacara dari karyawan 28 BUMN yang berkantor di Pangkal Pinang.

Usai upacara, Iqbal menyerahkan bantuan perbaikan empat rumah veteran senilai Rp160 juta, bantuan penyediaan sarana air bersih sebesar Rp150 juta, pembinaan enam mantan napi sebesar Rp70 juta, bantuan untuk mantan atlet lempar lembing dan lari.

Selain itu juga diserahkan beasiswa sebesar Rp51 juta untuk 17 siswa SMU, bantuan 1.000 paket sembako murah, bantuan program Siswa Mengenal Nusantara, bantuan pembinaan desa tertinggal hingga pemasangan listrik bagi masyakat di daerah terpencil.

Bantuan ini bagian dari program Kementerian BUMN yang bertajuk BUMN Hadir Untuk Negeri" dengan tema "Indonesia Negeri Kebanggan Ku".

"Program ini secara keseluruhan diharapkan dapat meningkatkan rasa nasionalisme masyarakat," ujar Iqbal.

Pada program Siswa Mengenal Nusantara dilakukan pertukaran pelajar setingkat SMU dari Bangka Belitung dengan Yogyakarta.

"Program BUMN Hadir untuk Negeri merupakan kegiatan sinergi dari seluruh BUMN di bawah koordinasi Kementerian BUMN dengan tujuan agar keberadaan BUMN benar-benar dapat dirasakan manfaatnya bagi seluruh masyarakat Indonesia," katanya.

(R017)

Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Komentar