counter

Pendukung Ahok-Djarot banjiri kantor KPUD DKI Jakarta

Pendukung Ahok-Djarot banjiri kantor KPUD DKI Jakarta

Relawan dan simpatisan membawa poster dukungan bagi pasangan bakal calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan bakal calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat di KPUD DKI Jakarta, Rabu (21/9/2016).(ANTARA /Widodo S. Jusuf)

Jakarta (ANTARA News) - Puluhan pendukung bakal calon gubernur dan wakil gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat, yang berasal dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyambangi Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta.

Dari pantauan ANTARA, Jakarta, Rabu, mereka dengan seragam merah dengan lambang kepala Banteng dari PDIP mulai berdatangan pada pukul 12.30 WIB.

Di bawah tenda merah putih di halaman parkir Kantor KPUD DKI, para pendukung Ahok-Djarot dari PDIP, Partai Hati Nurani Rakyat dan Partai Golongan Karya melantunkan lagu dengan menyerukan "Ahok-Djarot menang".

Selain itu, massa pendukung dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) mendatangi Kantor KPUD DKI sekitar pukul 11.59 WIB. Mereka membawa sekitar 18 panji berlambang Partai Hanura.

Sebagian pendukung Ahok dan Djarot dari Partai Haruna berdiri di depan Kantor KPUD DKI di Jalan Salemba Raya di tengah hujan deras untuk menyatakan dukungan pada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Ahok dan Djarot.

Selain itu ada pendukung dari Partai Golongan Karya dan Partai Nasional Demokrat serta Relawan Ibu Kota yang menyatakan dukungannya pada Ahok dan Djarot.

Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada DKI 2017 Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat berencana mendaftarkan diri ke KPUD DKI sekitar pukul 13.00 WIB hari ini.

Hingga pukul 13.04 WIB, pasangan Ahok dan Djarot belum tiba di Kantor KPUD DKI Jakarta untuk mendaftarkan diri.

KPUD DKI Jakarta membuka pendaftaran pasangan calon gubernur melalui jalur partai politik untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI 2017 pada 21-23 September 2016.

Pewarta: Martha Herlinawati Simanjuntak
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Jokowi hingga Djarot beri respon soal bebasnya BTP

Komentar