Lima (ANTARA News) - Petugas pemadam kebakaran dan warga desa pada Senin (26/9) berhasil memadamkan api yang melahap hutan hujan Amazon di Peru selama dua pekan.

Kebakaran itu telah mengancam warga dan satwa liar.

"Kebakaran yang terjadi 16 hari lalu telah berhasil dipadamkan," lapor otoritas pertahanan sipil wilayah Junin, seperti dikutip AFP.

Api muncul di sebuah komunitas masyarakat pedalaman yang disebut Pitsiquia, di tengah hutan Amazon Peru.

Diawali oleh warga Ashaninka yang mempraktikkan sistem bertani tebang dan bakar, kebakaran itu menghanguskan lahan hutan seluas 19.376 hektare dan lahan pertanian 208 hektare.

Kebakaran itu terjadi di sebuah wilayah yang sangat terpencil yang dikenal dengan nama VRAEM, akronim dari lembah sungai Apurimac, Ene dan Mantaro.

Area itu dikenal dengan wilayahnya yang terpencil, hutan hujan yang lebat dan pertanian tropis – kopi, kakao dan lahan koka terbesar di Peru, yang merupakan bahan mentah untuk membuat kokain. (mu)


Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2016