Mengunjungi kantor LeEco, tetangga Samsung di Silicon Valley (Video)

Mengunjungi kantor LeEco, tetangga Samsung di Silicon Valley (Video)

Kantor LeEco di Silicon Valley, San Jose, Amerika Serikat. (ANTARA News/ Nanien Yuniar News/ Nanien Yuniar )

San Francisco (ANTARA News) - Setelah melewati jalanan berbukit San Francisco, melewati turunan menukik hingga permukaan jalan kembali datar dan laut terbentang di salah satu sisi, rombongan tiba di Silicon Valley alias Lembah Silikon, tempat perusahaan-perusahaan teknologi dunia bernaung.

Silicon Valley adalah sebutan untuk daerah selatan San Francisco Bay Area, California, Amerika Serikat yang meliputi beberapa daerah, salah satunya adalah San Jose.

ANTARA News bersama sejumlah media dari berbagai negara diundang oleh LeEco, perusahaan teknologi China, untuk mengunjungi kantor pusat mereka di San Jose, Kamis (20/10). 

Dari sebuah sudut ruangan di lantai dua yang terang benderang karena cahaya masuk dari kaca transparan berukuran besar-besar, terlihat gedung Samsung tak jauh dari situ. Rupanya LeEco dan raksasa teknologi asal Korea Selatan itu bertetangga, meski kantornya tidak persis bersebelahan.

Markas LeEco di San Jose mirip dengan kantor pada umumnya. Bedanya, produk-produk keluaran mereka menjadi pajangan di berbagai sudut. 

Begitu masuk ke dalam gedung berlantai dua itu, kami disambut dengan televisi berlayar jumbo di satu sisi, tak jauh dari itu ada headphone dan smartphone LeEco, juga sepeda pintar “Super Bike”.

Kemudian kami pun diajak ke sudut ruangan di mana ada sebuah kotak kaca berisi miniatur rencana pengembangan kantor baru LeEco di tanah Santa Clara, California yang mereka beli dari Yahoo beberapa waktu lalu. Tanah seluas 19  hektar itu dibeli seharga 250 juta dolar AS dan bisa menampung 12.000 pegawai.

Kemudian, rombongan diajak naik ke lantai dua untuk melihat-lihat ruangan kerja para karyawan. Tidak ada kubikel, hanya ada meja panjang di mana komputer jinjing dan monitor berjejer. Sebagai penanda tiap divisi, ada kertas berisikan nama divisi yang ditempelkan di dekat ruangan. 

Terdapat pula ruang-ruang kecil yang hanya ditutupi kaca transparan, memperlihatkan secara terbuka aktivitas di dalamnya. Entah itu rapat atau proses wawancara.

Di salah satu dinding, terpampang kertas yang berisi daftar produk-produk LeEco beserta rincian spesifikasi.

Kelar melihat-lihat suasana kerja, kafetaria menjadi tujuan berikutnya. 

Suasana kantin jelas terlihat dari beberapa lemari pendingin berisi aneka minuman hingga yogurt. Ada juga pilihan berbagai sereal, camilan, mesin pembuat kopi, mesin pemanas makanan dan kertas pengumuman yang berisi daftar makanan hari itu.

Dari kantin, kita bisa langsung menuju ke halaman berisi hamparan rumput yang membentang. Rumputnya tebal dengan pola meliuk-liuk memperlihatkan jejak angin. 

Beberapa meja dan kursi serta payung untuk menghalau terik matahari California diletakkan di sana, mirip seperti suasana kafe di luar ruangan.

Selain kantor pusat di Silicon Valley, LeEco juga punya beberapa kantor lain di Amerika Utara, yakni di Los Angeles untuk bagian kerjasama konten, San Diego untuk bagian komponen (misalnya, kerjasama dengan Qualcomm) dan Seattle untuk mengurusi e-commerce.

Perusahaan yang dipimpin miliuner China Yueting Jia ini juga memiliki kantor di Beijing, Hong Kong, Shanghai serta Bengaluru dan Gurgaon di India.

LeEco yang berdiri pada 2004 awalnya merupakan salah satu perusahaan video online terbesar di kampung halamannya, sampai-sampai mereka dijuluki “Netflix-nya China”.

Bisnis yang digeluti bervariasi, mulai dari konten hingga perangkatnya. Mereka telah mengambil alih produsen perangkat televisi di Amerika Serikat, Vizio. 

Perusahaan yang mengakuisisi saham Coolpad sudah agresif memasuki banyak pasar, bahkan smartphone LeEco Le Pro 3 dilaporkan laris manis di pasar China dengan catatan penjualan 500.000 unit dalam 15 detik.

Rabu (19/10) silam, LeEco secara resmi menjejakkan langkah pertama untuk memperkenalkan diri di pasar Amerika Serikat lewat peluncuran berbagai produk di Innovation Hangar, San Francisco, AS.

Acara yang dihadiri ratusan jurnalis dan tamu dari berbagai belahan dunia itu memamerkan sejumlah produk andalan LeEco, mulai dari smartphone, sepeda pintar, virtual reality,  televisi, hingga prototipe mobil listrik pintar yang dipakai dalam pengambilan gambar film “Transformers 5”.

LeEco akan menjual produknya di Amerika Serikat melalui LeMall.com mulai 2 November. 

Menurut Head of Global LeMall.com, Brian Hui, produk LeEco sudah bisa tersedia untuk pasar di Indonesia —juga negara di Asia Tenggara lain seperti Thailand — setidaknya pada paruh pertama tahun depan.

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar