"Bojonegoro Travel Fair 2016" diikuti 230 peserta

"Bojonegoro Travel Fair 2016" diikuti 230 peserta

Wisatawan bersepeda gunung sementara lainnya melakukan arung jeram di Pangalengan, Bandung Selatan, Sabtu (16/4/2016). Kawasan Bandung Selatan menyimpan potensi wisata petualangan seperti bersepeda gunung dan arum jeram yang didukung kontur wilayahnya. (ANTARA FOTO/Andika Wahyu)

Kegiatan `Bojonegoro Travel Fair 2016` ini untuk memperkenalkan objek wisata serta keanekaragaman berbagai produk cenderamata, kuliner juga lainnya di masing-masing daerah peserta."
Bojonegoro (ANTARA News) - Sebanyak 230 peserta dari berbagai daerah di Tanah Air mengikuti "Bojonegoro Travel Fair 2016" di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, 2-3 November, yang bertujuan meningkatkan potensi wisata secara nasional.

Ketua Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (Abiparo) Bojonegoro Wahyu Setiawan, di Bojonegoro, Selasa, menjelaskan sebanyak 230 peserta itu terdiri dari pelaku usaha wisata, mulai biro perjalanan, hotel, dan kuliner.

Lainnya pelaku usaha objek wisata, produk cenderamata, juga pelaku wisata lainnya yang datang dari berbagai daerah di Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali, yogyakarta, Jakarta, juga kota lainnya.

"Pelaku usaha wisata ini, baik pembeli atau penjual akan melakukan transaksi terkait pariwisata pada 3 November," jelas dia.

Ia memperkirakan transaksi dalam kegiatan "Bojonegoro Travel Fair 2016" di daerahnya akan mencapai Rp20 miliar lebih setelah melihat jumlah peserta yang datang.

"Bahkan kemungkinan jumlah transaksi bisa lebih dari Rp20 miliar," ucapnya menegaskan.

Menurut dia, peserta "Bojonegoro Travel Fair 2016" akan diajak mengunjungi objek wisata permainan "gofun" di Kecamatan Kapas, dan api abadi Kahyangan Api di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem.

Selain itu juga mengunjungi objek wisata edukasi sayur-sayuran "agroguna" di Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas.

"Kegiatan Bojonegoro Travel Fair 2016 ini untuk memperkenalkan objek wisata serta keanekaragaman berbagai produk cenderamata, kuliner juga lainnya di masing-masing daerah peserta," tuturnya.

Oleh karena itu, ia yang juga agen biro perjalanan wisata itu juga memperkenalkan sejumlah objek wisata di daerahnya yang mulai diminati pengunjung, seperti "gofun", Kahyangan Api, wana wisata air Dander "Park" juga objek wisata lainnya.

"Kami juga memasang gambar-gambar sejumlah objek wisata di Bojonegoro," ucapnya menambahkan.

Seorang pelaku usaha wisata kuliner asal Bali Berry Andra Pramyda, menjelaskan dirinya tertarik mengikuti "Bojonegoro Travel Fair 2016" karena ingin mempromosikan produk kulinernya berupa masakan Padang.

Selain itu, katanya yang datang bersama dengan sejumlah pelaku usaha wisata di Bali antara lain kalangan hotel dan biro perjalanan, kedatangannya juga ingin melihat perkembangan sejumlah objek wisata di Bojonegoro.

"Kami tertarik datang selain ingin mempromosikan produk kuliner kami juga ingin melihat perkembangan objek wisata Bojonegoro," ucapnya.

Pewarta: Slamet Agus Sudarmojo
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Legitnya lempok durian Palembang terkirim ke mancanegara

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar