Pemprov Sulut tawarkan sport tourism

Pemprov Sulut tawarkan sport tourism

Sejumlah wisatawan berada di kawasan Danau Linow di Kelurahan Lahendong, Tomohon, Manado, Sulawesi Utara, Minggu (24/5/2015). Danau Linow yang dijuluki danau tiga warna itu memiliki area seluas sekitar 35 hektar dan setiap harinya ramai dikunjungi wisatawan. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)

Keindahan alam ini dimanfaatkan wisatawan untuk sport tourism..."
Manado (ANTARA News) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengembangkan "sport tourism" kepada wisatawan yang hendak mengunjungi provinsi berpenduduk lebih dari 2,5 juta jiwa itu.

"Sulut semakin maju di sektor pariwisata dan mendapatkan perhatian berbagai kalangan termasuk wisatawan nasional dan mancanegara," kata Wakil Gubernur Steven Kandouw di Manado, Minggu.

Menurut Wagub, tak hanya wisatawan Tiongkok yang berkunjung ke Sulut untuk menikmati keindahan alam yang ada di sejumlah kabupaten dan kota.

"Keindahan alam ini dimanfaatkan wisatawan untuk sport tourism, tak terkecuali Tiongkok. Wisatawan dari negara lain mulai melirik berwisata dengan cara seperti itu," katanya.

Saat ini, kata Wagub Steven, sebanyak 16 pesepeda internasional dari beberapa negara seperti Belanda, Singapura, Perancis dan Indonesia melakukan "touring" dengan sepeda selama dua hari, 26-27 November 2016.

"Mereka mengelilingi Kota Manado, Kabupaten Minahasa Utara, Kota Bitung dan Kabupaten Minahasa," katanya.

Di hari pertama "touring" menjelajahi rute Tongkaina, Wori, Likupang, Bitung, Dimembe, Paniki dan kembali ke Tongkaina dengan total jarak yang ditempuh 170 kilometer.

Sementara di hari kedua, peserta mengelilingi Manado, Koka, Kembes, Tondano dengan total jarak 135 kilometer.

"Kami memberikan apresiasi kepada peserta yang memilih Sulut sebagai tempat touring. Kesempatan ini juga menjadi ajang promosi karena para peserta yang datang berasal dari berbagai negara," ujarnya.

Dia berharap, wisatawan yang datang ke Sulut ini menceritakan pengalamannya selama dua hari berada daerah yang kaya potensi wisata kepada saudara atau teman.

"Dari situ destinasi-destinasi wisata dan keberagamannya bisa lebih dikenal dan banyak orang bisa berkunjung kembali ke daerah nyiur melambai," ujarnya.

Staf Khusus Wagub Bidang Pariwisata Dino Gobel mengatakan peserta merasa puas dan senang melakukan "touring" sepeda di Sulut, karena didukung suasana alam dan sambutan masyarakat begitu baik manakala melewati beberapa daerah.

"Ke depan akan dilaksanakan touring sepeda seperti ini di kabupaten dan kota lainnya. Kabupaten Kota lainnya. Kami berharap mendapatkan respon dari para bupati dan wali kota mendukung kegiatan seperti ini untuk menunjang kemajuan sektor pariwisata di daerah," ujarnya.

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Komentar