Keraton Cirebon gelar Siraman Panjang sambut Maulid Nabi

Cirebon (ANTARA News) - Keraton Kasepuhan Cirebon, Jawa Barat, menghelat upacara tradisi Siraman Panjang, mengeluarkan dan mencuci sembilan piring peninggalan Sunan Gunungjati untuk menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW.

"Tradisi ini adalah prosesi penyucian piring yang usianya sudah 700 tahun," kata Sultan XIV Keraton Kasepuhan Cirebon PRA Arief Natadiningrat di Cirebon, Selasa.

Sultan menuturkan piring-piring yang digunakan para wali penyebar ajaran Islam saat melakukan musyawarah di Cirebon itu hanya satu tahun sekali dikeluarkan dan dicuci.

"Tahun ini ada sembilan piring yang dikeluarkan, karena tahun ini termasuk tahun dal dan ini dikhususkan untuk itu," ujarnya.

Pencucian kesembilan piring itu dilakukan menggunakan air sumur yang dulu sehari-hari digunakan oleh Sunan Gunungjati.

Menurut Sultan upacara Siraman Panjang setiap tanggal 5 Maulid sudah turun temurun dilakukan.

"Tradisi ini setiap tanggal 5 dan setelah itu nanti kita buka bekasem ikan yang sudah dibuat dalam jangka satu bulan," katanya.


Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Komentar