Kemenperin inventarisasi dampak gempa Pidie Jaya terhadap IKM

Kemenperin inventarisasi dampak gempa Pidie Jaya terhadap IKM

Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kemenperin Gati Wibawaningsih (ANTARA News/ Biro Humas Kementerian Perindustrian)

Jakarta (ANTARA News) - Kementerian Perindustrian tengah menginventarisasi dampak gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, khususnya terhadap Industri Kecil Menengah (IKM).

"Hari Senin (19/12) kami akan ke sana untuk melihat langsung seberapa besar dampaknya bagi IKM dan apa yang bisa lakukan," kata Dirjen Industri Kecil Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih usai rapat pimpinan terbatas di Jakarta, Jumat.

Gati menyampaikan, menurut laporan, terdapat sebuah sentra pembuatan cokelat yang terletak di Pidie Jaya, yang terkena dampak cukup besar akibat gempa berkekuatan 6,5 Skala Richter tersebut.

"Kami berkoordinasi dengan Balai Riset dan Standardisasi Industri (Baristand), katanya hanya cokelat yang terdampak, tapi kami ingin melihat langsung," ungkap Gati.

Menurut Gati, dari data yang ada, terdapat sekitar 1.300 IKM beroperasi di Kabupaten Pidie, 1.030 IKM di Pidie Jaya dan 1.370 IKM di Bieren.

Untuk itu, Gati bersama DIrjen Industri Kimia Tekstil dan Aneka Achmad Sigit Dwisahjono akan terjun langsung ke lokasi.

Usai menggelar rapat pimpinan terbatas dengan beberapa pejabat Eselon I di lingkungan Kemenperin hari ini, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dijadwalkan menghadiri Rapat Terbatas membahas mengenai penanganan bencana gempa bumi Aceh di Kantor Presiden pada pukul 14:30 WIB.

Pewarta: Sella Panduarsa Gareta
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Aceh masih berpotensi gempa besar pada 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar