Polisi selidiki kematian penyerang murid SD di NTT

Polisi selidiki kematian penyerang murid SD di NTT

Kapolda NTT Brigjen Pol. E. Widyo Sunaryo (tengah) didampingi Kabid Humas Polda NTT AKBP Jules Abraham Abast (kiri) dan Dirkrimum Polda NTT Kombes Pol Yudi AB Silalahi saat menyampaikan keterangan pers mengenai penyerangan tujuh siswa SDN I Seba, Kabupaten Sabu Raijua, di Markas Polda NTT di Kupang, NTT, Kamis (15/12/2016).(ANTARA FOTO/Kornelis Kaha)

Kupang (ANTARA News) - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) masih menyelidiki kematian Ir, yang tewas setelah dikeroyok massa karena menyerang tujuh murid SDN 1 Seba di Sabu Raijua.

"Kita nanti akan menyelidiki kasus kematian pelaku, sebab mungkin saja ada orang lain yang sengaja melakukan hal tersebut yang menyebabkan kematian dari pelaku," kata Kepala Kepolisian Daerah NTT Brigjen Pol E. Widyo Sunaryo kepada wartawan di Kupang, Senin.

Ia mengatakan penyelidikan kematian penyerang akan dilakukan setelah situasi keamanan di Pulau Sabu kondusif.

"Saat ini kita masih fokus untuk mengembalikan situasi keamanan di daerah itu, kalau sudah selesai baru kita selidiki, termasuk menyelidiki motif penyerangan tersebut," ujarnya.

Ia juga mengakui keterlambatan pengiriman personel setelah penyerangan murid SDN 1 Seba.

"Situasinya memang saat itu sangat situasional sehingga pasca-kejadian di sekolah lewat beberapa jam kemudian timbul kejadian di Polsek," tambah dia.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Kombes Pol Rikwanto sebelumnya menyatakan menyayangkan meninggalnya pelaku penyerangan tersebut dan memerintahkan Kepolisian Resor Kupang dan Kepolisian Daerah NTT mengusut tuntas provokator penyerangan terhadap pelaku dan motifnya.


Pewarta:
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Komentar