UGM-Taiwan kerja sama teknologi informasi

UGM-Taiwan kerja sama teknologi informasi

UGM (en.wikipedia.org)

Jakarta (ANTARA News) - Salah satu investasi Universitas Gadjah Mada (UGM), PT. Gamatechno Indonesia menjalin kerja sama strategis dengan perusahaan teknologi asal Taiwan, Tai Twun Enterprise Co., Ltd.

Kerja sama tersebut dimaksudkan untuk mengembangkan layanan solusi berbasis sistem dan teknologi informasi guna mewujudkan kota cerdas.

Keterangan dari UGM yang diterima di Jakarta, Kamis menyebutkan sebagai perusahaan yang bergerak di bidang penyedia solusi teknologi informasi, Gamatechno menitikberatkan bisnisnya pada pengembangan produk dan solusi teknologi informasi bagi perguruan tinggi, lembaga pemerintah, perusahaan penyedia jasa transportasi dan logistik, serta industri Gaya hidup.

"Tai Twun memiliki berbagai teknologi yang bisa diimplementasikan di Indonesia, karenanya kerja sama ini akan menguntungkan bagi kedua belah pihak," ujar Direktur Gamatechno, Muhammad Aditya A. N sebelum penandatanganan nota kesepakatan antara PT. Gamatechno Indonesia dan Tai Twun Enterprise Co., Ltd., Kamis (22/12) di University Club UGM.

Melalui kerja sama dengan Tai Twun, Gamatechno akan lebih meningkatkan perannya di bidang teknologi transportasi, tambahnya.

Di bidang transportasi dan logistik, hingga saat ini Gamatechno telah mengembangkan beberapa produk unggulan bagi perusahaan atau organisasi yang bergerak dibidang layanan transportasi dan logistik, seperti gtFleets (sistem informasi pengelolaan armada), gtSmartTicket System (sistem tiket elektronik berbasis smartcard), serta aplikasi mTransport (aplikasi mobile untuk informasi dan layanan transportasi publik).

Bersama Tai Twun, menurut Aditya, Gamatechno akan mengembangkan aplikasi di bidang teknologi transportasi yang dapat digunakan secara masif di Indonesia.

Perjanjian kerjasama ini khususnya bertujuan untuk saling memberikan dukungan dalam mengembangkan produk teknologi serta pemasarannya di Indonesia, katanya.

"Kita sudah memiliki banyak aplikasi untuk mendukung pembangunan kota pintar. Meski demikan, kita tidak hanya membutuhkan aplikasi, tapi juga perangkat kerasnya. Kita tidak bisa membangun itu semua sendiri, sehingga kita bekerja sama dengan pihak lain," imbuh Aditya.

Perwakilan dari Tai Twun, Thomas Soo mengatakan kerja sama ini merupakan upaya dari kedua perusahaan untuk menyatukan keahlian masing-masing dan bersama-sama mengembangkan produk yang bermanfaat.

"UGM membuat lompatan baru dengan kerja sama ini. Saya percaya ini adalah awal dari hubungan yang baik," ujarnya.

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Komentar