counter

Menelusuri perjalanan penjelajah Portugis Ferdinand Magellan di Tidore

Menelusuri perjalanan penjelajah Portugis Ferdinand Magellan di Tidore

ilustrasi: Ekspedisi Spirit of Majapahit Para kru kapal ekspedisi Spirit of Majapahit melambaikan tangan dalam pelepasan kapal tersebut di Dermaga 21 Marina, Ancol, Jakarta, Rabu (11/5/2016). (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean) ()

London (ANTARA News) - Delegasi dari Kota Tidore, Maluku Utara, diundang untuk menghadiri pertemuan jaringan global "VI Meeting of the Global Networks of Magellan Cities" sebuah persatuan semua kota yang didatangi oleh penjelajah Portugis Ferdinand Magellan pada perjalanan pertama mengelilingi dunia yang diadakan di Lisabon dari tanggal 18 hingga 21 Januari 2017.

Delegasi dari kota Tidore beranggotakan Asrul Sani Soleiman, Staf Ahli Walikota Tidore, Yakub Husain, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tidore, Herlina Siradjudin, Kepala Bidang Kebudayaan dan Pariwisata, dan Asnawi Ibrahim, Agen Tur dari Asya Tour Ternate, demikian Fungsi Ekonomi KBRI Losabon Ahmad Rama Aji Nasution kepada Antara London, Jumat.

Dikatakannya delegasi Indonesia yang mengiikuti pertemuan keenam dan menghadiri resepsi pembukaan dengan tuan rumah Walikota Lisabon, Mr. Fernando Medina, juga sempat diterima Presiden Portugal Marcelo Rebelo de Sousa di Istana Presiden Belem.

Negara-negara yang turut berpartisipasi pada pertemuan ini memiliki persamaan yaitu menjadi bagian dari sejarah dalam perjalanan mengelilingi dunia yang pertama.

Global Networks of Magellan Cities (GNMC) beranggotakan 12 kota: Lisabon dan Sabrosa di Portugal, Seville dan Granadilla de Abona di Spanyol, Ushuaia, Puerto de San Julin, Montevideo dan Puerto de Santa Cruz di Argentina, Punta Arenas dan Porvenir di Chile, Cebu di Filipina dan Praia di Cape Verde.

Duta Besar RI untuk Portugal, Mulya Wirana, hadir pada Pembukaan Resmi VI Meeting of the Global Networks of Magellan Cities yang juga dihadiri Sekretaris Jenderal GNMC, Jose Manuel de la Fuente, dari Spanyol, yang memberikan pidato pembukaan.

Ferdinand Magellan, yang juga dikenal di Portugal dengan nama Ferno Magalhes, lahir di Portugal, di kota Porto atau Sabrosa, pada tahun 1480. Selama bertugas untuk Spanyol, penjelajah Portugis tersebut memimpin ekspedisi Eropa pertama untuk mengelilingi dunia.

Ferdinand Magellan berlayar sampai ke Kepulauan Maluku di Indonesia, yang kemudian dinamakan Kepulauan Rempah-Rempah. Maluku merupakan sumber pertama rempah-rempah yang sangat berharga di dunia saat itu, termasuk cengkeh dan pala.

Pada bulan Maret 1521, armada Magellan tiba di Pulau Homonhom di Filipina, di mana awak kapal Spanyol terlibat dalam sebuah perang. Ferdinand Magellan terbunuh dalam perang pada 27 April 1521.

Pertemuan di Lisabon ini bertepatan dengan perayaan 500 tahun ekspedisi Magellan.

Pada tahun 2019-2021 akan dilakukan ekpedisi pelayaran untuk merayakan ekspedisi Magellan. Oleh karena itu, perencanaan ekspedisi antara berbagai Kota Magellan tersebut turut didiskusikan dalam pertemuan.

Ekspedisi tersebut diperkirakan akan berakhir di Tidore, Indonesia. Mengingat ikatan sejarah tersebut, delegasi Indonesia berharap dapat memperkuat hubungan ekonomi dan budaya antkota magellanar Kota Magellan.

Pewarta: Zeynita Gibbons
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar