Mario Balotelli alami penghinaan berbau rasis di Prancis

Mario Balotelli alami penghinaan berbau rasis di Prancis

Mantan striker Liverpool, Mario Balotelli (Reuters)

Paris (ANTARA News) - Mantan striker Liverpool mengalami penghinaan berbau rasis yang dilontarkan oleh sejumlah fans di Prancis sebelum laga dimulai di ajang kompetisi negeri itu.

Peristiwa memalukan itu terjadi ketika pemain berusia 26 tahun itu sedang menjalani pemanasan di SC Bastia's Stade Armand Cesari dalam melakoni laga Liga Prancis (Ligue 1) melawan tim tuan rumah.

Tiba-tiba sekelompok fans SC Bastia mengeluarkan kata-kata penghinaan dengan menirukan perilaku kera yang sedang dilanda kegaduhan kepada pemain berpaspor Italia itu.

Sontak, fans lainnya ikut juga bersuara menirukan aksi kera yang ditujukan kepada Balotelli. Setelah laga berlangsung - yang berakhir imbang 1-1 - Balotelli mengirim pesan lewat media Instagram berisi kecaman balik atas tabiat fans itu, sebagaimana dikutip dari laman Daily Star.

Ia menulis, "Kemarin, hasil pertandingan melawan Bastia tidak mengecewakan. Kami akan bekerja lebih keras lagi untuk meraih hasil lebih baik."

"Wasit telah menjalankan tugasnya dengan baik tetapi saya mengajukan pertanyaan kepada warga Prancis. Apakah normal bahwa para pendukung Bastia menirukan perilaku monyet gaduh sebagaimana mereka suarakan dalam pertandingan tadi?"

"Apakah rasisme memang legal di Prancis? Atau berlaku hanya di Bastia?"

"Sepak bola merupakan olah raga yang terhormat, tetapi perilaku para pendukung Bastia demikian mengerikan."

Ini bukan kali pertama Balotelli - yang pernah membela Manchester City, AC Milan dan Liverpool sebelum hengkang ke Nice - dicerca berbau rasis.    

Pewarta: AA. Aribowo
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar