Washington (ANTARA News) - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengambil langkah pertama untuk memenuhi janjinya guna "membangun tembok" di perbatasan Meksiko pada Rabu (25/01) waktu setempat, dengan menandatangani dua keputusan terkait imigrasi.

Trump mengunjungi Departemen Keamanan Dalam Negeri untuk menandatangani sebuah keputusan untuk "membangun sebuah penghalang fisik besar di perbatasan selatan," berdasarkan pernyataan Gedung Putih yang dilansir AFP.

(Baca juga: Trump dikabarkan masih pakai Android rawan peretasan)

Selama kampanye Pilpres lalu, Trump telah bersumpah untuk membangun tembok besar, indah dan kuat di sepanjang 3.200 km perbatasan AS-Meksiko untuk menghentikan imigrasi ilegal dari Meksiko yang dia tuduh hanya mengirimkan para pemerkosa dan penyalur narkotika ke AS.

Kampanyenya tersebut pun dicaci maki di Meksiko.

Sebagian dari perbatasan Meksiko-AS itu sendiri sudah dipisahkan oleh pagar tinggi. Perbatasan terpanjang membentang di sepanjang Sungai Rio Grande.

(Baca juga: Mata uang rentan terpengaruh janji proteksionisme Trump)

Penerjemah: Monalisa
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2017