counter

Keio Plaza Hotel rayakan Festival Boneka Anak Perempuan Hinamatsuri

Keio Plaza Hotel rayakan Festival Boneka Anak Perempuan Hinamatsuri

Keio Plaza Hotel Tokyo merayakan Festival Boneka Anak Perempuan Hinamatsuri dengan menghadirkan 6500 boneka sutera yang digantung yang merepresentasikan penyelenggaraan upacara perkawinan tradisional di Jepang (Antara/Business Wire)

Pamerkan 6500 dekorasi gantung dan bonsai khas Jepang

 

TOKYO--(Antara/BUSINESS WIRE) -- Keio Plaza Hotel Tokyo, salah satu hotel internasional paling prestisius di Jepang yang terletak di Shinjuku, Tokyo, akan menyelenggarakan pameran kesenian Jepang tradisional dalam rangka memeringati Festival Boneka Anak Perempuan Hinamatsuri dengan memamerkan beragam ornamen seni tradisional di hotel yang akan berlangsung mulai Februari hingga Maret 2017. Event tahunan ini telah sangat dikenal dan dinantikan oleh para tamu hotel, dan tahun ini, event ini akan menghadirkan lebih dari 6500 boneka sutera buatan tangan, lukisan tradisional yang menggambarkan "kultur wanita Jepang", ukiyoe, dan, tak ketinggalan, tanaman mini khas Jepang, "Bonsai", yang semuanya dirancang untuk memberikan pengalaman dan gambaran menyeluruh tentang kesenian yang representatif dari Festival Boneka Anak Perempuan Hinamatsuri kepada para pengunjung. 

 

Untuk melihat siaran pers multimedia, silakan klik:  http://www.businesswire.com/news/home/20170131005560/en/

 

Semua ornamen seni dekoratif yang dipamerkan dengan menggantung ini merupakan buatan tangan yang diciptakan khusus menggunakan kain sutera yang ditenun sedemikian rupa dari kimono tua. Tiap ornamen yang akan dipamerkan dibuat dengan seksama untuk merefleksikan harapan akan kesehatan dan kebahagiaan bagi anak-anak. Rangkaian boneka utama menggambarkan berbagai karakter dari pengadilan di era Heian (794-1185). Pada tiap penyelenggaraan event ini, para tamu sangat terkesima dengan keunikan dan kemegahan pameran ini, dimana para tamu dapat mempelajari kebudayaan otentik Jepang ini sambil berfoto sepuasnya sebagai kenang-kenangan.

 

Khusus tahun ini, tanaman dekoratif tradisional khas Jepang, "Bonsai", akan hadir untuk meramaikan event spesial ini. Seni "Bonsai" konon berasal dari era Heian dan menjadi salah satu tradisi terpopuler dari "kultur wanita Jepang" dari era Meiji. Selama era Meiji, wanita Jepang diharuskan mempelajari seni merangkai bonsai sebagai cara membentuk kelembutan dan etika seorang wanita, yang konon dianggap sebagai metode yang umum pada zaman itu untuk menanamkan nilai-nilai kecantikan dalam diri mereka. Untuk meramaikan pameran bonsai ini, akan dihadirkan pula mahakarya dari Omiya Bonsai Art Museum di Saitama, serta berbagai koleksi artifak seputar bonsai dan cetakan kayu ukiyoe, agar para pengunjung dapat mengetahui peran serta bonsai dalam membentuk kehidupan wanita Jepang di masa lalu.

 

Dalam beberapa tahun terakhir, bonsai telah dikenal luas di seluruh dunia. Hal ini merefleksikan semakin tingginya apresiasi masyarakat dunia terhadap kesenian tradisional Jepang.

 

Siaran pers selengkapnya.

 

Baca versi aslinya di businesswire.com:  http://www.businesswire.com/news/home/20170131005560/en/

 

Kontak

 

Keio Plaza Hotel Tokyo

Sunaho Nakatani, +81-3-5322-8010

Public Relations Manager

s-nakatani@keioplaza.co.jp

 

 

Sumber: Keio Plaza Hotel Tokyo

 

Pengumuman ini dianggap sah dan berwenang hanya dalam versi bahasa aslinya. Terjemahan-terjemahan disediakan hanya sebagai alat bantu, dan harus dengan penunjukan ke bahasa asli teksnya, yang adalah satu-satunya versi yang dimaksudkan untuk mempunyai kekuatan hukum.

Pewarta: prwir
Editor: PR Wire
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar