Lee Chong Wei absen di Djarum Superliga Badminton

Lee Chong Wei absen di Djarum Superliga Badminton

Lee Chong Wei Menang. Pebulu tangkis Malaysia Lee Chong Wei mengangkat tangan usai menang melawan Pebulu tangkis Denmark Jan O Jorgensen dalam final Kejuaraan BCA Indonesia Open Super Series Premier 2016 di Istora Senayan Jakarta, Sabtu (4/6/2016). Chong Wei menang atas Jorgensen dengan skor 17-21, 21-19, 21-17. (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)

Surabaya (ANTARA News) - Pebulu tangkis nomor satu dunia asal Malaysia, Lee Chong Wei, absen mengikuti turnamen beregu Djarum Superliga Badminton akibat mengalami cedera saat berlatih.

"Lee Chong Wei terpaksa mengundurkan diri dari turnamen ini karena cedera ketika berlatih di Malaysia," ujar manajer Musica Champions Effendi Widjaja kepada wartawan di Surabaya, Sabtu.

Ia menjelaskan, cederanya Lee Chong Wei terjadi minggu lalu usai pertukaran karpet lapangan, dan diprediksi pemulihannya bisa sampai enam minggu.

"Dampaknya, dia diperkirakan absen pada turnamen bergengsi, All England untuk tahun ini," ucapnya.

Lee Chong Wei merupakan pemain andalan Musica Champions dan menjadi tumpuan bagi tim untuk memotivasi pemain di nomor lain.

Ketidakhadirannya, kata dia, membuat kekuatan tim menurun, terutama di sektor tunggal putra sehingga berharap pemain lainnya untuk bermain lepas dan memetik hasil maksimal.

"Kami mengandalkan beberapa pemain lain seperti Marc Zwiebler dari Jerman, Chou Tien Chen dari Taiwan, Lee Young Dae dari Korea, serta pemain Indonesia seperti Jonathan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Vicky Angga Saputra dan beberapa pemain lain," katanya.

Melihat kekuatan saat ini, lanjut dia, pada turnamen yang memperebutkan total hadiah Rp3,3 miliar tersebut, timnya menargetkan posisi semifinal.

"Kami sadar kekuatan berkurang, dan tim lain seperti PB Djarum maupun Berkat Abadi memiliki atlet ternama. Tapi kami tetap berusaha semaksimal mungkin menampilkan yang terbaik," katanya.

Sementara itu, turnamen Djarum Superliga Badminton 2017 diikuti 10 tim putra dan 10 tim putri yang digelar pada 19-26 Februari di GOR DBL Surabaya.

Direktur Superliga Achmad Budiharto optimistis turnamen kali ini semakin ketat dan berkualitas dengan penampilan pebulu tangkis berkelas dunia.

"Ini juga sebagai pengalaman pemain muda untuk bertanding dan menimba ilmu dari pemain-pemain senior, termasuk kehadiran pemain asing," katanya.

Pewarta: Fiqih Arfani
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar