Gajah diarak di Laos saat jumlahnya menyusut

Gajah diarak di Laos saat jumlahnya menyusut

Ilustrasi--Perawatan Anak Gajah Liar. Tim Dokter hewan BKSDA Aceh bersama pawang gajah (Mahout) mengamati kondisi kesehatan anak Gajah Sumatra ((Elephas maximus sumatranus) liar di Pusat Latihan Gajah (PLG), Aceh Besar, Aceh, Sabtu (21/1/2017). Kesehatan anak gajah jantan yang diperkirakan berumur satu tahun terus membaik sejak ditemukan di sekitar bangkai induknya yang mati di pedalaman Aceh Timur beberapa hari lalu. (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

Sayaboury (ANTARA News) - Puluhan gajah, dihiasi warna cerah dan berkarangan bunga, diarak melintasi kota di Laos pada Sabtu untuk merayakan jenis hewan yang makin langka di negara Asia Tenggara itu.

Laos dikenal sebagai "Tanah Sejuta Gajah", yang sekarang hanya beberapa ratus tersisa di alam liar dan tidak lebih dari itu di penangkaran, yang sebagian besar digunakan dalam penebangan.

Hampir 70 gajah bergabung dalam acara utama pesta gajah tahunan ke-11 di propinsi Sayaboury, sekitar 200 kilometer baratlaut ibu kota, Vientiane.

"Pesta ini diselenggarakan untuk menarik perhatian umum tentang keadaan gajah, yang terancam punah, serta memperkenalkan adat budaya dan kehidupan," kata Yanyong Sipaseuth, wakil gubernur provinsi itu.

Jumlah gajah liar menyusut karena perusakan hutan tempat hidup mereka, meskipun perburuan gading juga berperan, kata pelestari.

Larangan menangkap gajah dari alam untuk dijinakkan membuat beban lebih besar pada hewan itu di penangkaran, yang berarti gajah sering bekerja keras hingga sakit dan tidak lagi beranak-pinak. Demikian laporan Reuters.

(Uu.B002/T008)

Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Bertambahnya populasi Gajah sumatera di Riau

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar