Presiden Azerbaijan angkat istri menjadi wakil presiden

Presiden Azerbaijan angkat istri menjadi wakil presiden

Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev (kanan) dan Presiden Armenia Serzh Sarskyan bertemu untuk membahas konflik Nagorno-Karabakh atas undangan Menteri Luar Negeri Swiss Didier Burkhalter di Bern, Swiss, Sabtu (19/12). (REUTERS/Peter Klaunzer/Pool )

Baku, Azerbaijan (ANTARA News) - Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev mengangkat istrinya, Mehriban Aliyeva, untuk menjalankan tugas sebagai wakil presiden pertama menurut dekret yang dipublikasikan di laman kepresidenan, Selasa.

Dekret tersebut tidak menyebut rincian tugas Mehriban yang kini berusia 52 tahun itu dalam jabatan barunya, meski undang-undang di negara itu menyebutkan bahwa wakil presiden pertama akan mewakili presiden saat presiden bertugas ke luar negeri.

Jabatan wakil presiden dan wakil presiden pertama-- yang merupakan jabatan lebih senior-- diperkenalkan tahun lalu setelah undang-undang referendum memberikan jalan bagi pelimpahan kekuasaan presiden jika presiden tidak mampu menjalankan pemerintahan.

Referendum itu juga memperpanjang masa jabatan presiden dari lima tahun menjadi tujuh tahun.

Jabatan wakil presiden lainnya sampai saat ini masih lowong.

Lembaga-lembaga di Eropa dan badan hak asasi manusia menuduh pemerintahan Azerbaijan mengekang kebebasan berekspresi. Namun pemerintahan Azerbaijan menolak tuduhan itu.

Ilham Aliyev mulai berkuasa pada 2003, menggantikan ayahnya Heydar, yang memerintah negara kaya minyak itu sejak 1993, demikian menurut warta kantor berita Reuters. (Uu.M038)

Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar