Menikmati kuliner tepi Sungai Chao Phraya (video)

Menikmati kuliner tepi Sungai Chao Phraya (video)

Teh susu khas Thailand, yang juga sering disebut Thai Tea (ANTARA News/Natisha)

Jakarta (ANTARA News) - Berwisata ke Sungai Chao Phraya, Bangkok, Thailand, adalah agenda wajib bagi para wisatawan, selain mengunjungi mal.

Tepian Chao Phraya, sungai utama di negara tersebut, dihiasi kuil Buddha, atau “wat” dalam bahasa setempat, yang terbuka untuk wisatawan.

Kuil paling terkenal di sepanjang sungai itu adalah Wat Arun, atau Kuil Fajar, yang terletak di sisi kiri bila mengarungi sungai dengan perahu dari dermaga Sathorn.

Istana Raja, atau Grand Palace, yang kini dipenuhi para pelayat yang ingin memberi penghormatan terakhir untuk Raja Bhumibol Adulyadej, pun dapat dijangkau melalui Chao Phraya, ditambah berjalan kaki sekitar 10 menit.

Selain kuil, Bangkok juga terkenal dengan wisata kuliner yang dapat ditemukan di pinggiran jalan, juga pinggir Chao Phraya.

Di tepi sungai, berjejer bangunan rumah makan yang menawarkan pemandangan kuil dan perahu penuh wisatawan yang melintas.

Selain melalui sungai, rumah makan tersebut juga dapat diakses melalui jalur darat dan Anda harus melewati gang untuk sampai ke tepi Chao Phraya.

ANTARA News berkesempatan menjajal salah satu restoran yang berada di belakang National Library, bernama Steve Cafe and Cuisine.

Setelah membuka sepatu, pengunjung dapat memilih untuk duduk di luar ruangan, ditemani terik matahari, atau di dalam ruangan berpendingin.

Restoran ini menyajikan makanan khas Thailand, yang umumnya berbasis hidangan laut, berharga di atas 100 baht per porsi.

Makanan Thailand umumnya bercita rasa asin, asam, manis dan pedas dalam satu hidangan karena umumnya menggunakan kecap asin, jeruk nipis, cabai, bawang merah, serai dan gula merah.

Makanan Thailand disajikan terpisah dari nasi atau makanan berat lainnya seperti mie atau pasta. Biasanya, makanan yang memakai nasi atau mie diberi label “single menu”. 

Berikut ini adalah makanan yang cocok untuk makan siang sambil duduk-duduk melihat sungai Chao Phraya.

1. Salad Kakap (Sea Bass Salad)
Ikan kakap ini digoreng kering sehingga terasa renyah dan cukup mudah dipotong dari pinggan hidangan. Steve Cafe and Cuisine menyajikan Salad Kakap ini dengan dua sisi yang berbeda rasa. Satu sisi dipenuhi acar bawang yang pedas, sementara sisi lainnya diberi bumbu bawang putih.

Bila masih kurang pedas, salad kakap ini disajikan dengan sambal terpisah, terbuat dari campuran kecap asin dan bubuk cabai/cabai iris.

2. Kerang goreng bawang putih
Daging kerang berwarna putih, jenis scallop, digoreng lalu diberi taburan campuran dari bawang putih goreng kering, irisan cabai rawit dan daun ketumbar (cilantro).

3. Salad Kepiting
Daging kepiting cincang goreng ini diberi dressing campuran dari minyak zaitun, bawang merah, perasan jeruk nipis, dan bawang putih

4. Thai Tea
Walaupun teh khas Thailand ini bisa dinikmati di mana saja, tidak ada salahnya mencoba langsung di negara asalnya. Teh bercampur susu ini biasanya disajikan dengan es.




Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Tarik minat pengunjung, rumah makan ini hadirkan kebun binatang mini

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar