Eva Celia tampil sealbum penuh di Java Jazz Festival 2017

Eva Celia tampil sealbum penuh di Java Jazz Festival 2017

Penampilan Eva Celia di Java Jazz Festival 2017 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Minggu (5/3/2017). (ANTARA News/Gilang Galiartha)

Jakarta (ANTARA News) - Penyanyi Eva Celia menyanyikan satu album penuh dari album perdananya "And So It Begins" (2016) dalam penampilannya di Panggung Brava Java Jazz Festival 2017 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Minggu malam.

Putri dari musisi jazz kenamaan Indonesia Indra Lesmana dan pesohor multitalenta Sophia Latjuba itu membuka penampilannya dengan nomor Interlude: A Strange King of Longing dan Mother Wound, di mana ia memainkan instrumen gitar di kedua lagu tersebut.

"Saya tahu mungkin banyak dari kalian yang besok harus bangun pagi, terima kasih sudah hadir," kata Eva.

"Malam ini saya akan membawakan satu album penuh dari album saya 'And So It Begins' dan kalian menjadi orang pertama yang menyaksikan penampilan live pertama album ini," ujar dara kelahiran 21 September 1992 tersebut.

Musik-musik yang dibawakan Eva terasa benar pengaruh dari sang ayah, yang jauh sebelum Eva menggarap album penuhnya sendiri kerap mengajak sang putri dalam pentas-pentas di kafe-kafe Jazz ibu kota, terlebih di nomor And So It Begins.

Di sela-sela penampilannya, Eva kerap menceritakan proses pembuatan serta makna perrsonal dari lagu-lagu yang dimainkannya.

"Ini lagu yang saya tulis di tahun 2016 awal, waktu itu saya frustrasi dengan apa yang ada di televisi, kebakaran hutan yang cukup heboh. Saya juduli 'Let Love Grow', karena saya masih percaya dari semua itu yang kita butuhkan adalah cinta," kata Eva sebelum memaknakan Let Love Grow.

Di antara kerumunan penonton juga terlihat ibu Eva, Sophia Latjuba, duduk bersama pasangannya Ariel Noah serta aktris Tara Basro mendampingi lawan mainnya di "Pendekar Tongkat Emas" (2014) sejak masih sesi cek suara.

Selain itu terlihat juga rekan Eva sesama penyanyi, Yura Yunita dan Tulus di sisi panggung sebelah kanan.

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar