Keluarga pengojek terima santunan BPJS Ketenagakerjaan Rp24 juta

Keluarga pengojek terima santunan BPJS Ketenagakerjaan Rp24 juta

Dirut BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto (kiri) menyerahkan santunan kepada isteri alm. Priambodo yang tewas dalam menjalankan tugas. Santunan diberikan dengan disaksikan Walikota Jaksel Tri Kurniadi (kanan) di Gedung Baru BPJS-TK Kebayoran Baru, Rabu (8/3/2017). ( Dokmas BPJS Ketenagakerjaan)

Jakarta (ANTARA News) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan menyerahkan santunan kematian sebesar Rp24 juta kepada ahli waris almarhum Priambodo, pengojek online yang meninggal ketika menjalankan tugasnya.

"Santunan yang diterima tentu tidak sebanding dengan rasa kehilangan, tetapi kami berharap santunan ini dapat membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan," kata Direktur Kepesertaan dan HAL BPJS Ketenagakerjaan Ilyas Lubis, di sela peresmian gedung baru BPJS-TK Kantor Cabang Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu.

Almarhum terdaftar sebagai peserta sejak Agustus 2016.

Peresmian gedung baru tersebut dilakukan Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi, dan dihadiri Direktur Utama BPJS-TK Agus Susanto, Direktur SDM dan Umum Naufal Mahfudz, dan Kakanwil DKI Jakarta Endro Sucahyono.

Agus menyatakan, gedung baru itu dibangun untuk memberi kenyamanan kepada peserta dalam berinteraksi dan mengajukan klaim.

Menurutnya lagi, ke dalam, keberadaan gedung baru itu diharapkan meningkatkan kinerja Kantor Cabang Kebayoran untuk memastikan semua pekerja mendapat perlindungan maksimal.

Saat ini, jumlah perusahaan peserta yang terdaftar pada Kantor Cabang Kebayoran Baru sebanyak 2.526 perusahaan, dan 2.272 di antaranya telah mengikuti Program Jaminan Pensiun dan masih terdapat 254 perusahaan hanya mengikuti tiga program, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, dan Jaminan Hari Tua.

Dia menyebutkan, jumlah kepesertaan pekerja formal hingga bulan Februari 2017 mencapai 145.833 orang, dan 2.722 pekerja informal telah terdaftar dalam tiga program, yaitu Jaminan Hari Tua, Jaminan Kecelakaan Kerja, dan Jaminan Kematian.

Kantor Cabang Kebayoran Baru hingga Februari 2017 sudah membayar santunan Rp244 miliar untuk Jaminan Hari Tua, Rp5,5 miliar untuk Jaminan Kecelakaan Kerja, dan Rp2,9 miliar untuk Jaminan Kematian kepada para pekerja dan atau ahli waris yang berhak.

Ilyas juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Jakarta Selatan yang memberi perhatian lebih kepada program jaminan sosial ketenagakerjaan di wilayah kerjanya.

Kantor baru BPJS-TK Cabang Kebayoran Baru berlantai empat dan berada di Jalan Fatmawati yang padat dan sedang dalam pembenahan, karena sedang ada proyek jalan layang untuk MRT (mass rapid transit).

"Harga tanah di sini sudah melonjak tinggi, dan kantor ini di wilayah strategis karena dekat dengan stasiun MRT," ujar Wali Kota Jaksel Tri Kuniadi pula.

Pewarta: Erafzon SAS
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2017

BP Jamsostek pegang Rp413 triliun, Wapres minta dikelola hati-hati

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar