Dua desa hilir Sungai Kampar terendam banjir

Dua desa hilir Sungai Kampar terendam banjir

Warga membawa barang bawaan menggunakan perahu ketika akan mengungsi dari banjir luapan sungai Kampar yang merendam Desa Buluhcina, Kampar, Riau, Kamis (9/3/2017). Sejumlah warga yang rumahnya terendam banjir luapan sungai Kampar ini harus mengungsi ke rumah kerabat maupun keluarga yang tidak terdampak banjir. (ANTARA FOTO/Rony Muharrman)

Bangkinang (ANTARA News) - Memasuki sepekan banjir luapan air Waduk PLTA Koto Panjang kini dua desa yang terletak di bagian hilir Sungai Kampar mulai terendam banjir parah.

"Ada dua desa yang paling parah terkena dampak banjir yakni Desa Parit Baru di Kecamatan Tambang dan Desa Buluh Cina di Kecamatan Siak Hulu," kata Kasdim 0313/Kampar Mayor Inf Harmen Amzamal melalui surat elektroniknya kepada Antara di Bangkinang, Kamis.

Mayor Inf Harmen Amzamal mengemukakan pihaknya beserta Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi SiK dan rombongan sudah meninjau lokasi dua desa tersebut.

Selanjutnya sebut Mayor Inf Harmen Amzamal kedatangan Kapolres dan Kasdim 0313/Kampar bertujuan melihat kondisi masyarakat yang terdampak banjir tersebut.

Sekaligus memberikan bantuan yang dibutuhkan di wilayah terdampak banjir.

"Kami memberikan bantuan berupa sembako kepada masyarakat di dua Desa yang terkena banjir," urainya.

Ia menerangkan kondisi banjir di dua desa tersebut yakni Desa Parit Baru di Kecamatan Tambang dan Desa Buluh Cina di Kecamatan Siak Hulu airnya cukup tinggi.

"Rata-rata ketinggian airnya mencapai hampir 60 cm," tuturnya.

Ia menambahkan pihaknya mewakili Dandim turut prihatin.

"Semua ini adalah wujud kepedulian TNI dan Polri dalam menanggapi, membantu dan meringankan setiap kesulitan masyarakat seperti contoh bencana banjir ini dan sekaligus meringankan beban masyarakat serta bersilaturahmi kepada seluruh warga masyarakat," katanya menambahkan.

Disisi lain Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi SiK menambahkan kehadiran pihaknya ke lokasi banjir atas nama pemerintah. Menurutnya bencana tidak bisa dihindari karena semua kehendak Allah SWT,

"Kami dari pihak TNI Dan Polri selalu bersiaga dan siap membantu masyarakat semaksimal mungkin dalam menghadapi banjir ini, " tegas Kapolres Kampar.

Ditempat yang sama Kepala Desa Parit Baru Ulul Azmi mengaku sangat senang atas kedatangan Kapolres Kampar dan Kasdim 0313/KPR dan rombongan dan sudah meninjau rumah rumah warga yang terendam banjir. 

"Tidak terkecuali Kantor Desa juga digenangi banjir. Jadi untuk pelayanan masyarakat di Desa Parit Baru sementara dilaksanakan di rumah kepala desa menunggu air yang tergenang surut " ujar Ulul Azmi.

Ulul Azmi dan seluruh warga masyarakat bersyukur dan berterimah kasih atas bantuan yang di berikan oleh pihak Kodim 0313/Kampar dan Polres Kampar.

Tidak lupa ia mengharapkan kepada para Babinsa dan Babinkamtibmas agar selalu mensosialisasikan apabila ada peringatan pembukaan pintu air Waduk PLTA Koto Panjang lagi.

"Untuk masyarakat yang tinggal di dekat Daerah Aliran Sungai juga diharapkan terus waspada," katanya mengakhiri.

Pewarta: Fazar/Vera
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Pemerintah akan kaji penyebab banjir Gedebage

Komentar