MPR usul Bulog urus lagi sembako

MPR usul Bulog urus lagi sembako

Ketua MPR Zulkifli Hasan. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Jakarta (ANTARA News) - Ketua MPR Zulkifli Hasan mendukung upaya pemerintah mengurangi kesenjangan ekonomi dan mengusulkan penyediaan sembilan bahan kebutuhan pokok (sembako) dikembalikan kepada Bulog.

"Sembilan bahan pokok kembali ke Bulog. Bulog nanti kirim ke koperasi. Koperasi langsung kepada pengecer-pengecer di babupaten, provinsi, sehingga menghapus menghapus komisi-komisi," kata Zulkifli di Gedung Nusantara III, Jakarta, Selasa.

Dia juga mengusulkan peningkatan peran pengusaha lokal di daerah untuk membantu proyek pemerataan pembangunan. Menurut dia, proyek pemerataan kabupaten-provinsi-Pusat, APBN-APBD itu diberikan kepada pengusaha lokal, kecamatan-kabupaten-provinsi-kota untuk mengurangi kesenjangan.

Zulkifli menyarankan redistribusi aset termasuk tanah dan pemerintah disarankan memperbaiki akses permodalan lembaga perbankan dan nonbank untuk pengusaha-pengusaha di daerah.

"Soal lahan segera redistribusi aset terutama tanah. Keempat akses permodalan lembaga perbankan nonperbankan para pengusaha yang di daerah kabupaten-provinsi ini dipermudah dan dibantu juga manajemennya," ujarnya.

Ketua Umum DPP PAN itu meminta pemerintah menggelar pelatihan bagi pengusaha usaha mikro, kecil,menengah (UMKM) untuk mengembangkan bisnis mereka.

Dia menambahkan pimpinan-pimpinan lembaga legislatif setuju dengan usul Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk merevisi UU devisa karena dapat jumlah devisa yang masuk negara menjadi lebih maksimal.

"Selama ini ekspor kadang-kadang nyangkut uangnya di Singapura, Hong Kong, sehingga diharapkan nantinya ekspor kita isi agar masuk ke Tanah Air," katanya.

Zulkifli mengatakan dalam pertemuan antarlembaga negara Selasa siang tadi di Istana Kepresidenan, bersama Presiden Jokowi, disepakati  sinergi positif delapan lembaga negara agar tujuan pengurangan kesenjangan ekonomi terwujud.

Pewarta: Imam Budilaksono
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Natal dan Tahun Baru stok kebutuhan pangan di Pekalongan aman

Komentar