Duta Ayam Indonesia untuk hadapi pasar global

Duta Ayam Indonesia untuk hadapi pasar global

ilustrasi: Peternakan ayam. (Pixabay/Creisi)

Jakarta (ANTARA News) - Japfa Foundation, Yayasan yang berfokus kepada pendidikan agrikultur, nutrisi, dan olahraga, mengangkat duta ayam lokal Indonesia Ade M Zulkarnain.

Head of Japfa Foundation Andi Prasetyo dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu, mengatakan, sebagai duta, Ade memiliki tiga hal pokok dalam menjalankan tugas-tugasnya, yakni (1) Melindungi mengembangkan dan mendukung riset dan science ayam lokal Indonesia, (2) Melestarikan keturunan ayam lokal, serta (3) Mendorong pertumbuhan UKM dan usaha terkait ayam lokal sehjngga dapat menjadi usaha sukses.

Kiprah Ade sebagai peternak ayam membawanya hingga ke posisi sebagai Sekretaris Jenderal Sekjen Dewan Peternak Rakyat Nasional atau Depernas, yang memiliki 17 anggota asosiasi dari berbagai komoditas ternak.

Namun lika-liku perjalanan Ade dalam pengembangan bisnis peternakan ayam telah dirintis sejak awal 2003. Kala itu, banyak orang mempertanyakan pertimbangannya memilih ayam kampung sebagai usaha ternak.

Dua tahun beternak ayam kampung, tepatnya pada Juli 2005, bisnis Ade rontok lantaran mewabahnya virus flu burung. Ribuan ekor ayam mati. Ratusan ekor harus dimusnahkan.

"Ini adalah kasus flu burung terbesar di Indonesia yang menyerang ayam kampung di satu lokasi. Karena wabah tersebut, pemerintah meminta saya untuk istirahat beternak selama tiga bulan," kata Ade.

Dari berbagai kampanye yang dilakukan, Ade justru menemukan konsep dengan menjadikan flu burung sebagai kebangkitan peternak ayam kampung.

Ade justru berhasil menemukan konsep yang kemudian dibukukan. Buku dengan titel Restrukturisasi Peternakan dan Kebangkitan Peternakan Rakyat Ayam Kampung terbit atas dukungan United States Department of Agriculture (USDA) dan Komisi Nasional Pengendalian Flu Burung dan Kesiapsiagaan Menghadapi Pandemi Influenza (Komnas FBPI) pimpinan Bayu Krishnamurti.

Pada tahun 2008, Ade mendapat kepercayaan untuk memimpin Himpunan Peternak Unggas Lokal Indonesia atau HIMPULI, wadah bagi para peternak ayam lokal dan itik. Pada tahun yang sama, dalam rangka mengangkat potensi ayam asli Indonesia, Kelompok Peternakan Rakyat Ayam Kampung Sulabumi gemblengan Ade menerbitkan buku Ayam Indonesia, hasil kerja sama dengan Yayasan Kehati.

Ade kemudian kembali terpilih sebagai Ketua Umum HIMPULI untuk periode 2012-2017. HIMPULI merupakan asosiasi yang 95 persen anggotanya merupakan peternak akar rumput se-Indonesia.

Pewarta: Ruslan Burhani
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar