counter

Dua KRI dikerahkan untuk mengamankan kegiatan Presiden Jokowi

Dua KRI dikerahkan untuk mengamankan kegiatan Presiden Jokowi

KRI Surik-645, KRI Siwar-646 dan KRI Parang-647. (tnial.mil.id)

Pengamanan di perairan Batam, khususnya di Galang diperketat selama kunjungan Presiden."
Tanjungpinang (ANTARA News) - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut mengerahkan KRI Siwar dan KRI Sembilang untuk mengamankan kegiatan Presiden Joko Widodo di Batam, Kamis.

Komandan Lantamal IV Laksamana Muda S Irawan, yang dihubungi Antara di Tanjungpinang, Kamis, mengatakan selain KRI Siwar dan KRI Sembilang, AL juga mengerahkan Kapal Angkatan Laut Marapas dan Mapor, dua sea rider Lanal Batam dan pasukan dari dua SSK Marinir Yonif-10 Setoko.

"Pengamanan di perairan Batam, khususnya di Galang diperketat selama kunjungan Presiden," katanya.

Irawan menyatakan kondisi di perairan dan darat Batam selama kunjungan kerja Presiden Jokowi di Batam, aman.

"Cuaca selama kunjungan kerja Presiden juga cerah sehingga seluruh kegiatan berlangsung maksimal," ujarnya.

Dari Batam dilaporkan, Presiden Joko Widodo menyerahkan Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar, dan Kartu Program Keluarga Harapan kepada ratusan warga Kota Batam.

Kartu Indonesia Pintar diberikan kepada 807 siswa, Kartu Indonesia Sehat untuk 125 warga, Kartu Program Keluarga Harapan untuk 628 keluarga dan bantuan makanan tambahan untuk 360 anak dan ibu hamil yang tinggal di Kota Batam.

Presiden Joko Widodo dalam sambutannya mengingatkan agar seluruh bantuan digunakan sesuai dengan tujuannya.

"Kartu Indonesia Pintar harus dipakai untuk membeli keperluan sekolah dan hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan dan sekolah. Beli seragam, buku, sepatu," kata Presiden usai meninjau pembangunan Waduk Sei Gong di Pulau Batam.

Pewarta: Nikolas Panama
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Zulkifli Hasan bahas amandemen terbatas UUD 1945 dengan Presiden

Komentar