New York (ANTARA News) - Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada Jumat (Sabtu pagi WIB), meskipun laporan ketenagakerjaan dari negara itu positif.

Total penggajian pekerjaan non pertanian AS meningkat sebesar 211.000 pada April, mengalahkan perkiraan pasar, dan tingkat pengangguran sedikit berubah pada 4,4 persen, kata Departemen Tenaga Kerja pada Jumat (5/5).

Pada April, rata-rata penghasilan per jam untuk semua karyawan pada penggajian non pertanian swasta naik 7,0 sen menjadi 26,19 dolar AS. Sepanjang tahun, rata-rata penghasilan per jam meningkat 65 sen atau 2,5 persen.

Para investor telah menunggu laporan ketenagakerjaan untuk April setelah angka yang lemah untuk Maret mengurangi sentimen pasar.

Awal pekan ini, the Fed memutuskan untuk membiarkan suku bunga acuannya tidak berubah karena bank sentral menunggu lebih banyak data untuk menilai prospek ekonomi AS.

Para analis mengatakan data ketenagakerjaan yang positif mendorong ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga pada Juni, yang akan mendukung greenback pada sesi mendatang.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,0988 dolar AS dari 1,0978 dolar AS, dan poundsterling Inggris naik menjadi 1,2963 dolar AS dari 1,2916 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia meningkat menjadi 0,7413 dolar AS dari 0,7399 dolar AS.

Dolar AS dibeli 112,64 yen Jepang, lebih tinggi dari 112,42 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS menguat menjadi 0,9875 franc Swiss dari 0,9873 franc Swiss, dan turun tipis menjadi 1,3693 dolar Kanada dari 1.3770 dolar Kanada.

Editor: AA Ariwibowo
Copyright © ANTARA 2017