Cara Greysia Polii lari dari kejenuhan

Cara Greysia Polii lari dari kejenuhan

Dokumentasi Greysia Polii (kiri) mengembalikan kok dari belakang badan. Rekannya, Nitya Krishinda Maheswari (kanan), menyaksikan dia beraksi saat melawan ganda putri China, Tang Jinhua dan Tian Qing, pada babak final turnamen bulutangkis BCA Indonesia Open Superseries Premier 2015 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/6/15). (ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo)

Jakarta (ANTARA News) - Kira-kira, apakah cara pemain bulutangkis ganda putri, Greysia Polii, melepaskan diri dari kejenuhan berlatih dan berkompetisi.

"Saya menggemari fotografi sejak kecil karena mengikuti kakak yang juga hobi fotografi dan musik. Tapi, saya juga masih sering bertanya kepada teman-teman fotografer untuk mencari foto yang bagus," kata dia, di Pusat Pelatihan Nasional Bulutangkis PB PBSI, di Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu.

Greysia yang asal Klub Jaya Raya, Jakarta, itu menuangkan karya dari hobi fotografinya dalam akun instagram @greyspolii yang berisi foto-foto di sela-sela perjalanan mengikuti kejuaraan-kejuaraan bulu tangkis dunia.

"Saya menyukai urban style photography dengan gaya pengambilan candid dan bukan gaya foto-foto studio," kata atlet berusia 29 tahun itu.

Apa kamera yang kamu pakai, Greysia? "Saya pakai kamera mirrorless, kadang kala saya juga pakai ponsel untuk mengambil foto," katanya.

Meskipun telah mulai menggunakan media jejaring sosial instagram sejak 2011, Greysia mengaku masih belajar teknik-teknik fotografi seperti komposisi gambar dan pencahayaan.

"Mungkin saya akan mulai serius ke fotografi jika sudah pensiun dari atlet. Saat ini memang banyak tawaran sponsor untuk akun instagram saya. Tapi, saya membatasi sponsor karena akun itu memang mewakili diri saya dan bukan untuk jualan," katanya.

Bagi Greysia, fotografi bukan hanya sekedar mengabadikan objek foto, melainkan juga merekam cerita tentang kejadian.

"Ketika saya melihat seseorang atau binatang, ada sebuah aktivitas di situ dan itu yang membuat foto lebih hidup. Foto-foto tentang kemenangan ataupun kekalahan dalam pertandingan juga punya nilai tersendiri," kata atlet peraih medali emas Asian Games 2014 bersama Nitya Krishinda Maheswari itu.

Walau tampak sibuk dengan persiapan berbagai kejuaraan bulu tangkis dunia, Greysia masih menyimpan obsesi untuk melanjutkan hobi fotografinya bersama dengan hobi bepergian ke seluruh pelosok Indonesia.

"Selama ini saya mengambil foto-foto hanya sekedar selingan ketika melewati lokasi tertentu saat mengikuti turnamen. Saya ingin mengelilingi Indonesia jika punya waktu lebih," ujar Greysia.

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Ketum PBSI akui Greysia Polii siap pensiun

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar