Palangka Raya (ANTARA News) - Warga Muslim Kota Palangka Raya dan anggota TNI pada Minggu pagi bekerja bakti membersihkan gereja dan pura yang ada di kota itu.

Masyarakat umum, anggota organisasi masyarakat dan mahasiswa Muslim peserta kegiatan itu membantu membersihkan 11 gereja dan satu pura yang ada di "Kota Cantik" Palangka Raya.

Ketua Majelis Jemaat GKE Yerusalem, Pendeta Hotman Tua Purba, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut.

"Kami sangat berbahagia dan menyambut hangat saudara-saudara kami dari umat Muslim yang datang ke Gereja kerja bakti. Ini menunjukkan cinta kasih antara kami dilakukan dengan tulus," katanya.

Acara yang digagas oleh Komandan Komando Resor Militer 102 Panju Panjung Kolonel Arm M Naudi Nurdika itu dilaksanakan untuk memperingati hari lahir Pancasila pada 1 Juni menurut Kepala Penerangan Korem Mayor Inf Mahsun Abadi.

"Kita tahu Indonesia terdiri dari berbagai etnis, suku dan agama yang harus kita syukuri. Perbedaan adalah anugerah yang harus disyukuri dan perbedaan bukan penghalang pemersatu bangsa. Perbedaan adalah pemersatu yang intens seperti pelangi yang muncul usai hujan," katanya.

Kepala Staf Komando Resor Militer 102 Pjg, Letkol Kav Enda Mora Harahap, menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengamalan Pancasila.

"Ini juga wujud masyarakat dalam melaksanakan dan menjaga falsafah huma betang yang mana perbedaan bukan halangan dan hambatan untuk bersatu," katanya.

"Jika kita kuat maka kita bisa antisipasi segala bentuk provokasi yang ingin memecah belah masyarakat. Mari kita junjung falsafah huma betang yang mencerminkan persatuan dan persamaan di tengah perbedaan," katanya.

Menurut dia kegiatan serupa juga dilakukan di daerah lain di Kalimantan Tengah. Dan menurut Mayor Inf Mahsun, sebelumnya umat Kristen dan Hindu juga membantu membersihkan sejumlah masjid.


Pewarta: Rendhik Andika
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2017