counter

Pasar Raya Padang dipadati pengunjung jelang Lebaran

Pasar Raya Padang dipadati pengunjung jelang Lebaran

Pengamanan Pasar Jelang Lebaran. Petugas Sabhara Polresta Pekanbaru melakukan pengamanan di pusat keramaian di Pekanbaru, Riau, Sabtu (17/6/2017). Jelang Lebaran 2017 Sabhara Polresta Pekanbaru mulai meningkatkan pengamanan khususnya di tempat-tempat yang rawan terjadi tindakan kriminal. (ANTARA FOTO/Rony Muharrman) ()

Padang (ANTARA News) - Pasar Raya padang, Sumatera Barat (Sumbar), mulai dipadati pengunjung yang mencari kebutuhan Lebaran Idul Fitri 1438 H.

"Saya rencananya akan mencari baju lebaran untuk anak-anak, serta beberapa peralatan rumah," kata Tanti (34) salah seorang warga di Padang, Minggu.

Hal yang sama juga disampaikan Rosmiyati (40), yang tampak sedang memilih pakaian di lapak pakaian muslim.

Mulai ramainya pengunjung pasar raya tersebut membuat suasana pasar menjadi sesak dan berdesak-desakan.

Selain itu juga berdampak pada arus lalu lintas di kawasan setempat, salah satunya Jalan Permindo, Padang.

Hingga pukul 18.00 WIB, keadaan Pasar Raya Padang masih tampak ramai, terutama pada jalan antara pasar menuju Permindo.

Keramaian tersebut diprediksi akan terus berlangsung hingga Sabtu (24/6), saat malam takbiran.

Salah seorang pengunjung Yogi (36), berharap agar dilakukan penertiban parkir di kawasan pasar itu, sehingga tidak terjadi kemacetan arus di dalam, ataupun di luar pasar.

Sementara Kepala Kepolisian Resor Kota Padang Kombes Pol Chairul Aziz, mengimbau agar masyarakat tetap hati-hati dan tidak lengah mengingat tingginya mobilitas masyarakat.

"Tetap waspada dan jangan lengah, terutama untuk benda berharga. Sehingga tidak dimanfaatkan oleh orang-orang yang memang berwatak tidak baik," katanya.

Pada bagian lain Pasar Raya Padang selalu ramai dikunjungi setiap tahunnya untuk mencari kebutuhan Lebaran. Seperti pakaian, perlengkapan ibadah, peralatan rumah tangga, dan lainnya.

30 Ton bawang putih dijual dalam operasi pasar

Pewarta: MR Denya
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar