Macet Puncak-Cipanas jadi berkah pedagang buah dan sayuran

Macet Puncak-Cipanas jadi berkah pedagang buah dan sayuran

Dokumentasi kemacetan di pertigaan Gadog, Ciawi menuju jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (23/4/2017). (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)

... lebih baik menepi ke area parkir rumah makan sambil menunggu satu arah dibuka...
Cianjur, Jawa Barat (ANTARA News)- Pedagang sayur-mayur oleh-oleh khas Puncak-Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, meraup keuntungan jutaan rupiah saat macet total terjadi di sepanjang jalur tersebut.

Ratusan pengendara yang terjebak antrean panjang tidak bergerak di sepanjang jalur tersebut, memilih untuk memarkirkan kendaraannya di sejumlah tempat istirahat dan area parkir restoran yang ada.

Penumpang di dalamnya memilih turun sambil berbelanja sayur mayur segar yang banyak dijajakan di pinggir jalan, mulai Jalan Raya Pasekon hingga Jalan Raya Puncak, sambil menunggu giliran jalan. Buka-tutup satu arah diberlakukan untuk mengurangi beban kemacetan di jalur ternama itu.

"Daripada terjebak di jalan lebih baik menepi ke area parkir rumah makan sambil menunggu satu arah dibuka. Istri saya dan keluarganya berbelanja sayur mayur untuk dibagikan ke tetangga di Jakarta," kata Fredi Widjaya (34), pendatang asal Jakarta saat ditemui di Jalur Puncak, Selasa.

Dia menjelaskan, sudah terjebak selama dua jam di jalur itu. Dia cuma beringsut 50 meter dalam waktu satu jam.

Sementara itu, Dedi Fals (43), seorang pedagang sayur di Jalan Raya Pasekon, mengatakan, macet total menjadi rejeki tersendiri untuk pedagang sayur mayur oleh-oleh khas Puncak-Cipanas.

Pewarta: Ahmad Fikri
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Jalur Puncak ditutup, kendaraan dialihkan ke Simpang Ciawi

Komentar