counter

Kendaraan pribadi padati Pelabuhan Bakauheni ke Merak

Kendaraan pribadi padati Pelabuhan Bakauheni ke Merak

Masyarakat mengantre untuk membeli tiket kapal di loket penjualan tiket khusus pejalan kaki di pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, Lampung, Kamis (29/6/2017). (ANTARA /Ardiansyah)

Jadi, kami minta untuk selalu waspada."
Bakauheni (ANTARA News) - Kendaraan pribadi tampak memadati Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Lampung Selatan, untuk menyeberangi Selat Sunda ke Pelabuhan Merak, Banten, pada Sabtu malam (1/7) hingga Minggu dini hari (2/7).

Pelabuhan Bakauheni dipenuhi kendaraan roda empat dan roda dua mulai masuk area pelabuhan sejak Sabtu (1/7) sekira pukul 21.00 WIB hingga Minggu sekira pukul 00.32 WIB.

Kepadatan tersebut terjadi dari Jalan Lintas Sumatera menuju Pelabuhan Bakauheni ke loket penjualan tiket kendaraan hingga masuk dermaga penyeberangan, namun arus lalu lintas berjalan lancar.

Sekretaris Jenderal Direktorat Perhubungan Darat (Hubdar) Kementerian Perhubungan Sugihardjo menyatakan puncak arus balik di Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak diprediksi terjadi Sabtu malam hingga Minggu.

"Sudah diperkirakan akan terjadi malam ini, dan sudah jauh hari kami mempersiapkannya," katanya.

Ia mengemukakan, kemacetan panjang kendaraan yang ingin memasuk kapal tidak mengakibatkan pengemudi harus menunggu waktu lama.

Kendaraan hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk memasuki kapal penyeberangan setelah loket tiket masuk ditambah dari 14 loket saat normal menjadi 46 loket tiket penumpang Lebaran.

"Sebanyak 14 hingga 46 loket tiket khusus kendaraan sudah kami siapkan untuk mengantisipasi jika terjadi kepadatan pemudik," katanya.

Dia melanjutkan, antrian penumpang dipecah ke enam dermaga yang disiapkan, agar tidak terjadi penumpukan.

Ia mengimbau kepada pemudik yang hendak pulang agar berhati-hati dan waspada, mengingat dari data Ditjen Hubdar Kemenhub bahwa arus balik lebih banyak terjadi kecelakaan dibandingkan saat arus mudik.

"Alasannya karena pemudik sudah lelah, kemudian buru-buru sampai ke rumah. Jadi, kami minta untuk selalu waspada," demikian Sugihardjo.

Basarnas evakuasi korban KMP Mutiara Persada II

Pewarta: Budisantoso B & Roy BP
Editor: Priyambodo RH
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar