TNI bangun rumah masyarakat Raja Ampat

TNI bangun rumah masyarakat Raja Ampat

Dokumentasi: Formasi pulau-pulau karst di Wayaq, Raja Ampat, Kamis (14/04/2016). (ANTARA News/Aditya ES Wicaksono)

Sorong (ANTARA News) - Prajurit TNI membangun 12 rumah layak huni bagi masyarakat Kampung Kaliam Salawati dan Kampung Pam Waigeo, Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat.

"Pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat Kampung Kaliam dan Pam tersebut merupakan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-99 yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia," kata Komandan Korem 171/PVT Sorong Brigjen TNI Ignatius Yoga Triyono di Raja Ampat, Selasa.

Dia mengatakan TMMD ke-99 di wilayah Kodim 1704 dilakukan di Kampung Kaliam, Distrik Salawati Barat dan Kampung Pam, Distrik Waigeo Barat, Kabupaten Raja Ampat karena daerah itu belum tersentuh pembangunan, terutama rumah layak huni.

Dia menjelaskan rumah layak huni yang sedang dibangun oleh prajurit TNI melalui program TMMD adalah tipe 36 semipermanen sebanyak 12 unit.

Selain sasaran fisik, dalam program TMMD pihaknya melakukan kegiatan sosialisasi hidup sehat, cinta tanah air, dan kehidupan sosial lainnya kepada masyarakat setempat.

"Pelaksanaan kegiatan TMMD ke- 99 di Kabupaten Raja Ampat dijadwalkan selama 30 hari, yakni mulai 4 Juli hingga berakhir 2 Agustus 2017," ujarnya.

Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati yang memberikan keterangan terpisah, mengapresiasi kemanunggalan TNI dengan menyelenggarakan TMMD.

Ia mengatakan TMMD akan membawa dampak positif bagi peningkatan pembangunan daerah, tidak hanya pembangunan fisik untuk kesejahteraan, tetapi juga pembangunan nonfisik dalam upaya membangun nasionalisme.

Kegiatan TMMD, ujarnya, membantu upaya pemerintah daerah dalam peningkatan taraf hidup masyarakat sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI bersama rakyat sebagai perekat dan pemersatu bangsa.

"Pemerindah daerah menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada TNI yang turut melaksanakan pembangunan secara terpadu, bahu membahu dan bergotong royong dengan masyarakat dan Kabupaten Raja Ampat," ungkapnya.

(T.KR-EBK/M029)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar