counter

KBRI Beijing perkenalkan kuliner Bali

KBRI Beijing perkenalkan kuliner Bali

Duta Besar RI untuk Republik Rakyat China (RRC) Soegeng Rahardjo. (ANTARA /M.Irfan Ilmie)

Ini merupakan kegiatan kedua kalinya dalam tahun ini."
Guangzhou (ANTARA News) - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing memperkenalkan kuliner khas Bali kepada para tamu yang menginap di salah satu hotel berbintang di Ibu Kota China itu, Hotel Conrad,   pada 6 hingga 16 Juli 2017.

"Ini merupakan kegiatan kedua kalinya dalam tahun ini," kata Duta Besar RI untuk Republik Rakyat China (RRC) Soegeng Rahardjo dalam keterangan persnya yang diterima ANTARA News di Guangzhou, Jumat malam.

Untuk mendukung kegiatan bertemakan "A Taste of Indonesia" (Cita Rasa dari Indonesia) itu, Hotel Conrad Beijing menghadirkan tiga juru masak dari Bali, yaitu I Made Semawan, Agus Feritude dan Agus Surya.

Mereka menyuguhkan ayam betutu, babi guling, nasi goreng dan sate ayam yang rasanya persis dengan khas Pulau Dewata.

"Dengan semakin dikenalnya tradisi, cita rasa kuliner dan keindahan destinasi-destinasi pariwisata Indonesia, diharapkan jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia akan terus meningkat," kata Soegeng.

Kegiatan promosi kuliner akan terus digelar oleh KBRI Beijing dengan menggandeng beberapa hotel berbintang.

Sebelumnya, kegiatan serupa juga digelar KBRI dengan menggandeng Hotel Westin Beijing pada pertengahan Maret 2017.

Pada tahun ini Kementerian Pariwisata RI menargetkan jumlah kunjungan wisata dari China sebanyak 2,5 juta orang.

Pada tahun sebelumnya, wisatawan asal daratan China yang berkunjung ke Indonesia hampir mencapai angka 1,5 juta orang.

Wisatawan asal China masih menjadikan Pulau Bali sebagai daerah tujuan wisata utama di Indonesia.

Garuda Indonesia telah memberikan pelayanan penerbangan langsung ke Denpasar dari Beijing, Shanghai, Guangzhou dan Chengdu. Beberapa maskapai lain di China juga membuka jalur penerbangan langsung ke Denpasar, Bali.

Pewarta: M. Irfan Ilmie
Editor: Priyambodo RH
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Bali Interfood 2019 majukan pariwisata dengan kreasi kuliner tradisional

Komentar