Band Indonesia bersaing di panggung metal dunia

Jakarta (ANTARA News) - Band metal asal Bandung, Beside Band, akan bersaing dengan band papan atas Eropa dan Amerika dalam festival musik metal dunia "Wacken Open Air" (W:O:A) yang diselenggarakan di Jerman, 2- 5 Agustus 2017.

"Ini merupakan kebanggaan bagi kami menjadi wakil Indonesia yang bisa tampil di ajang musik metal paling besar di dunia. Bisa dikatakan Wacken Open Air merupakan holyland bagi seluruh penggemar metal di dunia. Bukan cuma membawa nama band ini, kami juga membawa nama bangsa," ujar Drummer Beside Band Achmad Rustandi, di Jakarta, Selasa.

Lusinan band ternama seperti Scorpions, Judas Priest, Alice Cooper, Twisted Sister, Saxon, Motrhead hingga Dream Theater pernah tampil dalam festival itu.

Beside merupakan satu-satunya band dari Asia yang bakal unjuk gigi di acara akbar tersebut. Sebelumnya, DCDC menggagas kompetisi Wacken Metal Battle Indonesia (WMBI) 2017 yang diikuti lebih dari 238 band metal dari seluruh Indonesia.

Kemudian disaring hingga menghasilkan sepuluh band yang bertarung dalam Final Show WMBI 2017 di Gudang Persediaan PT KAI Bandung, Jawa Barat pada 14 Mei lalu. Dari kompetisi itu, keluarlah satu nama yakni Beside sebagai pemenang yang layak menjadi wakil Indonesia dalam W:O:A 2017.

Beside beranggotakan Agung Suryana (vokal), Roy Nat Siregar (gitar), Tri Afrizal (bas), Rizky Aditya (gitar) dan Achmad Rustandi (drum).

Beside akan bertarung dengan 28 band yang juga menjadi perwakilan dari negara-negara lain di panggung Headbanger Stage pada tanggal 2 Agustus 2017. "Musikalitas mereka juga keren-keren, jadi tidak boleh dianggap remeh. Pokoknya kami akan tampilkan yang terbaik di atas panggung nanti,"tambah dia.

Personel Karinding Attack yang juga perwakilan DCDC, Kimung, menuturkan bahwa pihaknya juga menyiapkan panggung pemanasan' bagi Beside sebelum berlaga di Jerman.

"Sebelum keberangkatan Beside ke Eropa, mereka akan menjalani rangkaian tur yang diselenggarakan atas dukungan dari DCDC Dreamworld 4 Indonesia," cetus dia.

Rangkaian tur itu bertajuk "BESIDE Two Decades of Aggression" yang diadakan di enam kota, yaitu Garut (17 Juli 2017), Tasikmalaya (18 Juli 2017), Sukabumi (21 Juli 2017), Cianjur (22 Juli 2017), Karawang (23 Juli 2017), dan Subang (24 Juli 2017).

(T.I025/B015)

Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar