Irjen Idham resmi jabat Kapolda Metro Jaya

Irjen Idham resmi jabat Kapolda Metro Jaya

Pejabat baru Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Idham Azis (kanan) bersama dengan pejabat lama Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M. Iriawan (kiri) memasuki ruangan saat akan melakukan serah terima jabatan Kapolda Metro Jaya di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (26/7/2017). (ANTARA /Rivan Awal Lingga)

Jakarta (ANTARA News) - Irjen Pol Idham Azis resmi menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya setelah dilantik di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Jakarta, Rabu.

Pelantikan dipimpin oleh Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.

"Bahwa saya selaku pejabat Polri akan setia dan taat sepenuhnya pada Pancasila, Undang-undang Dasar 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bahwa saya akan menaati segala peraturan Undang-undang dan melaksanakan tugas kedinasan yang dipercayakan kepada saya dengan penuh pengabdian, kesadaran dan tanggung jawab," kata Jenderal Tito yang diikuti oleh sejumlah pejabat yang dilantik.

Usai membacakan sumpah jabatan, para perwira tinggi yang dilantik langsung menandatangani nota serah terima jabatan dari pejabat lama ke pejabat baru serta menyerahkan tongkat komando kepada pejabat baru.

"Selamat bertugas di tempat yang baru bagi yang mengemban amanah ini," kata Tito.

Idham yang merupakan mantan Kadivpropam Polri ini diberi kepercayaan untuk menduduki jabatan sebagai Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen M. Iriawan yang dimutasi menjadi Asisten Operasi (Asops) Kapolri.

Selain melantik Irjen Idham Azis, Kapolri juga melantik Brigjen Martuani Sormin sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri yang sebelumnya dijabat oleh Idham.

Kapolri juga melantik Irjen Unggung Cahyono sebagai Asisten Kapolri Bidang Logistik serta melantik Brigjen Rudolf Albert Rodja sebagai Kapolda Papua Barat menggantikan Martuani Sormin.

Mutasi tersebut tertera dalam Surat Telegram Rahasia Nomor : ST/1768/VII/2017 tertanggal 20 Juli 2017 yang berisi daftar 51 perwira tinggi dan menengah yang mendapatkan rotasi jabatan.

Pewarta:
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar