Konsumsi zat besi tak boleh asal, ini caranya

Konsumsi zat besi tak boleh asal, ini caranya

Ilustrasi sayuran. (Pixabay)

... kurang? Saraf enggak bisa tumbuh, berpikir lama, jangka panjang turun IQ bisa 10-15 turun. Ini juga terkait kemampuan matematika...
Jakarta (ANTARA News) - Konsumsi makanan mengandung zat besi terutama yang berasal dari nabati semisal sayuran dan kacang-kacangan ternyata punya cara tersendiri agar tak menghambat saluran cerna. 

"Sayur dan kacang-kacangan mengandung serat yang dapat menghambat saluran cerna sehingga dua jenis makanan ini sebaiknya diberikan dalam jumlah kecil dan dikombinasikan dengan sumber vitamin C," ujar spesialis nutrisi dan penyakit metabolik dari RSCM, Dr dr Damayanti R Sjarif SpA(K), di Jakarta, Senin.

Sumber vitamin ini bisa tomat atau jeruk, karena bisa membantu penyerapan zat besi. Makanan seperti gulai daun singkong ditambah ikan teri, air jeruk dan tomat bisa menjadi pilihan. 

Damayanti mengatakan kacang-kacangan sebaiknya direndam atau difermentasi dulu sebelum direbus atau diolah agar bisa diserap tubuh dengan baik. 

"Kalau kacang-kacangan sebelum dimasak direndam dulu atau diferementasi baru direbus," kata dia.

Zat besi berperan penting dalam kesehatan salah satunya fungsi kognitif seperti berpikir dan IQ seseorang. 

"Kalau kurang? Saraf enggak bisa tumbuh, berpikir lama, jangka panjang turun IQ bisa 10-15 turun. Ini juga terkait kemampuan matematika," kata Damayanti. 

Pewarta: Lia Santosa
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar