"Indonesian Enduro 2017" kelebihan peserta

"Indonesian Enduro 2017" kelebihan peserta

Dokumentasi: Juara Etape Ketiga Tour De Flores Sejumlah pembalap melintasi tanjakan berliku pada Etape 6 Balap Sepeda Tour de Flores (TDF) 2017 di Manggarai, NTT, Rabu (19/7/2017). (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana) ()

Jakarta (ANTARA News) - Kejuaraan sepeda gunung internasional "Indonesian Enduro (Induro) 2017" di KTH Bike Park Puncak, Bogor, Jawa Barat 26-27 Agustus, kelebihan peserta dan hal tersebut dinilai oleh penyelenggara sebagai bentuk peningkatan animo masyarakat untuk menggeluti balap sepeda.

Direktur Induro AT Wiryawan di Jakarta, Jumat, mengatakan pada seri keempat kejuaraan bergengsi ini pihak penyelenggara menargetkan 550 peserta dari semua kategori yang dilombakan. Hanya saja, hingga saat ini jumlah peserta yang terdaftar mencapai 570 peserta.

"Animo masyarakat memang luar biasa. Mereka semua kami tampung. Tidak hanya pebalap elite, komunitas juga banyak yang terlibat. Tidak ketinggalan peserta dari luar negeri. Ada 21 peserta asing yang sudah memastikan diri bergabung," tuturnya.

Pada perlombaan yang merupakan gabungan dari disiplin sepeda gunung dan down hill ini ada delapan kelas yang siapkan yaitu man elite, man open, man junior, man master A, man master B, man master C, women elite dan women open. Adapun hadiah yang diperebutkan total Rp200 juta.

AT Wiryawan menjelaskan untuk format perlombaan pihaknya mengacu pada standarisasi Enduro World Series sehingga peserta yang akan turun pada perlombaan akan mendapatkan poin dari setiap seri yang diikutinya. Puncaknya, Induro 2017 ini akan berakhir di Bali Bike Park, Bali, 21-22 Oktober mendatang.

"Penghitungan poin sesuai dengan standart yang kami buat. Poin ini berdasarkan catatan waktu masing-masing peserta. Untuk penghitungan waktu sendiri kami telah memiliki sistem yang tingkat akurasinya sangat tinggi. Untuk peraih poin tertinggi akan dikirim ke salah satu seri Enduro Asia," ucapnya, menambahkan.

Terkait dengan lintasan, AT Wiryawan mengatakan pihaknya telah menyiapkan hal yang terbaik. Enduro peserta bakl diuji karena lintasan yang dibangun banyak tantangannya mulai dari turunan tajam yang disambung dengan tanjakan yang membutuhkan banyak tenaga.

"Lihat saja nanti. Kami optimistis peserta akan menyukai lintasan untuk seri keempat ini. Semua juga sudah mengetahui jika turun di Induro harus benar-benar siap secara fisik maupun mental," kata AT Wiryawan, sambil tersenyum.

Perlombaan ini, kata dia, selain untuk memfasilitasi pecinta sepeda gunung di Indonesia, kejuaraan ini juga diharapkan mampu menghasilnya bibit-bibit atlet nasional. Adalagi ada dua disiplin yang ada didalam Enduro yaitu sepeda gunung (cross country) dan down hill.

Sebelum digelar di KTH Bike Park Puncak, Bogor, Induro 2017 sudah digelar di Wayang Windu Bike Park, Bandung. Seri kedua di Klangon Gravity Park Yogjakarta dan Pamitra Bike Park, Jawa Timur.

(T.B016/C004)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar