Gubernur: program Bali Mandara Jilid II harus tuntas

Gubernur: program Bali Mandara Jilid II harus tuntas

Gubernur Bali, Made Mangku Pastika (ANTARA)

Denpasar (ANTARA News) - Gubernur Bali Made Mangku Pastika menginginkan agar program Bali Mandara jilid II harus tuntas dilaksanakan sehingga dapat menjadi landasan yang kuat untuk pembangunan Pulau Dewata ke depannya.

"Melalui momentum peringatan Hari Jadi Provinsi Bali ke-59, kami harapkan bisa memacu semangat dan tekad, menyatukan komitmen, dan mempersolid para pemegang kepentingan, pelaksana dan masyarakat dalam menuntaskan pelaksanaan Program Bali Mandara Jilid II," kata Pastika saat melakukan persembahyanga bersama di Pura Jagatnatha Denpasar, Minggu.

Menurut dia, persembahyangan yang dilaksanakan bersama Wagub Bali dan segenap pimpinan organisasi perangkat daerah setempat itu merupakan bentuk rasa syukur atas pencapaian yang sudah diraih dalam membangun Bali melalui program unggulan Bali Mandara (Maju, Aman, Damai, Sejahtera) selama dirinya memimpin Bali dari 2008.

Segala raihan tersebut, ucap dia, tidak terlepas dari peranan para pimpinan OPD yang mendukung segala program yang direncanakan dan para jajaran staf yang melaksanakan bersama-sama dengan masyarakat Bali dalam mencapai tujuan yang diharapkan.

Untuk itu, orang nomor satu di Bali itupun menyampaikan ucapan terima kasihnya karena program-program yang pro-rakyat khususnya untuk masyarakat kurang mampu sudah terlaksana.

Dengan program Bali Mandara jilid II dapat dituntaskan, dengan demikianbisa memberikan landasan yang kuat bagi pembangunan Bali yang dilaksanakan secara berjangka dan tentunya pemimpin Bali berikutnya bisa melaksanakan Program Bali Mandara Jilid III.

"Saya yakin dengan keteguhan komitmen, kesamaan hati diantara kita semua, saya yakin semua bisa dicapai. Tanpa kesatuan dan persatuan, tanpa kesamaan pikiran tentu akan susah mencapai apa yang kita cita-citakan. Semua harus bekerja keras, bekerja iklas, maka apa yang kita cita-citakan untuk membuat Bali yang maju, aman, damai dan sejahtera akan bisa tercapai," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Provinsi Bali Prof Dr I Gusti Ngurah Sudiana menyampaikan momentum peringatan Hari Jadi Provinsi Bali yang memasuki usia ke 59, yang jika diibaratkan usia manusia merupakan usia yang sudah matang.

Di samping itu, dalam memasuki usia senja tetap mengobarkan semangat yang membara agar bisa membangun masyarakat Bali yang lebih maju kedepannya.

Ia pun mengapresiasi program pembangunan yang sudah dilaksanakan di era kepemimpinan Gubernur Pastika, yang menurutnya benar-benar pro masyarakat kecil.

"Program-program pembangunan yang dilaksanakan menurut saya sangat-sangat dirasakan warga miskin dan bisa mencerdaskan warga miskin. Jika sudah cerdas maka tidak akan miskin, jika orang mampu tetapi bodoh maka dia bisa jatuh miskin," ucap Sudiana.

Ke depan, dia berharap juga tumbuh pemimpin yang peduli, membangun kemajuan kehidupan rakyatnya, dan sepenuhnya menyerahkan diri kepada masyarakatnya.

Acara persembahyangan dipimpin oleh Ida Pedanda Gede Putra Mas asal Griya Balun Denpasar, serta pemangku (tokoh pura) setempat. Acara turut dirangkaikan dengan penyerahan dana punia dan penyerahan bingkisan kepada para pemangku pura setempat.

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar